Tersangka kasus Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum) Yusril IIhza Mahendra menasihati Kepala Pusat Penerangan Hukum Didiek Darmanto untuk tidak banyak bicara di publik. “Saya menasihati beliau, ya jangan banyak bicaralah karena makin banyak dia bicara, makin banyak terlihat ketidakmengertiannya pada proses hukum,” kata Yusril hari ini (20/7).
Yusril mencontohkan, saat Didiek mengatakan Kejaksaan masih menuggu surat panggilan pada perkara Mahkamah Konstitusi yang sampai sekarang belum datang.
“Mana ada kalau perkara uji UU, Kejaksaan dipanggil MK, yang dipanggil itu presiden dan ketua DPR,” ujar Yusril.
Nasihat Yusril kepada Didiek ini terkait perkataan Didiek bahwa sikap Yusril yang tidak mau menjawab pertanyaan penyidik mengenai substansi perkara itu akan merugikan Yusril sendiri.
“Itu kan nasihat dari Kapuspen jadi saya bilang terima kasih atas nasihat Bapak itu. Tapi saya punya pertimbangan sendiri dan cara saya sendri yang sudah saya pertimbangkan matang-matang dan sudah saya konsultasi dengan para penasihat hukum Pak Assegaf, Maqdir, Teguh Samudra,” tutur Yusril
Yusril akan menjawab semua substansi perkara Sisminbakum pada forum pengadilan. Dan sikap seperti itu menurutnya bukan tanpa perhitungan. “Biar hakim yang langsung bertanya kepada saya di pengadilan. Saya jawab langsung di sidang tidak perlu menjawab pertanyaan penyidik,” ujar Yusril.
(Tmp)