Pihak Istana lewat Sekretaris Kabinet Dipo Alam membantah pernyataan Ketua Umum Muhammadiyah Dien Syamsuddin yang menyatakan sulit bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, meski telah mengirim surat ke kantor Sekretariat Kabinet. “Saya kira itu tidak benar. Setkab tak pernah menerima permintaan itu dari Pak Dien secara pribadi atau organisasi Muhammadiyah,” kata Sekretaris Kabinet Dipo Alam kepada Tempo, Rabu (20/10).
Dipo menanggapi pernyataan Dien yang ditayangkan Metro TV. Dalam wawancara tersebut, Dien mengatakan telah mengirimkan surat berulang kali melalui Sekretariat Kabinet tetapi tetap tak bisa bertemu Yudhoyono.
Menurut Dipo, pihaknya pasti memproses setiap permintaan bertemu Presiden Yudhoyono. “Kalau ada surat masuk, orangnya akan dipanggil, lalu ditanya maksudnya apa,” ujarnya.
Keinginan Dien, lanjut dia, tak diproses karena suratnya memang tak ada. “Atau mungkin suratnya masuk ke tempat lain, saya tidak tahu,” katanya. “Yang jelas, Setkab tak pernah menerimanya.”
Dipo menambahkan, Istana merangkul siapa saja yang ingin bertemu Yudhoyono dengan maksud baik. “Contohnya, Pak Amien Rais. Saat itu dia minta bertemu Pak SBY dan dikabulkan kok,” katanya.
(Tmp)