Berita Olahraga – toentas.com. Indonesia hanya mampu mencetak dua gol di leg kedua di Gelora Bung Karno malam ini. Dengan skor 2-1 untuk Indonesia, Tim Garuda belum cukup baik untuk mendapatkan Piala AFF Suzuki pada tahun ini. Disaksikan sekitar 95.000 penonton, termasuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Indonesia tertinggal 0-1 menit ke-54 oleh striker Safee Sali. Bek Muhammad Nasuha menyamakan 1-1, menit ke-72, dan Mohammad Ridwan memenangkan Indonesia 2-1, dua menit menjelang laga bubar. Kapten Firman Utina gagal mengeksekusi penalti pada menit ke-19 membuat Malaysia menang 4-2.
Mohd Safee Sali menjadi emas boot pemenang turnamen dengan lima gol ketika ia mencetak gol sensasional di menit ke-53. Keheningan memekakkan telinga selama beberapa detik sebagai fans menyadari bahwa tim Garuda telah ketinggalan jauh untuk meraih mimpi.
Dalam jumpa pers seusai laga, Pelatih Indonesia Alfred Riedl ditanya soal masa depan tim Indonesia, tetapi ia tidak secara tegas menjawabnya. Ia menyatakan bakal melakukan evaluasi terhadap skuadnya.
Riedl menambahkan, timnya bermain sangat bagus, tetapi kurang beruntung. ”Kami ucapkan selamat kepada Malaysia, tetapi kali ini tim terbaik tidak menjadi juara,” kata Riedl yang juga mengucapkan terima kasih kepada dukungan suporter yang luar biasa. Menurut Riedl, kegagalan Indonesia merebut juara sudah dipastikan pada laga pertama di Kuala Lumpur. ”Kami kalah di Kuala Lumpur, dalam 15 menit yang kacau,” ujarnya. lalu Riedl menambahkan bahwa bangga menjadi pelatih Tim sehabat Garuda ”Itu adalah permainan terbaik kami sepanjang turnamen. Kami memiliki banyak peluang, tetapi kurang beruntung. Pada babak kedua, tim memperlihatkan karakternya untuk bangkit, saya berterima kasih pada pemain,” katanya. (dul)