Monday, 21 May 2012
  • rss

Menikmati Pecinan “Tempoe Doeloe” di Mall

Publikasi pada Tanggal February 11, 2011

Wisata – toentas.com. Menikmati kuliner Asia tak selamanya harus terbang ke negara bersangkutan. Menjelajahi masakan Asia ala food court juga dapat dijadikan pilihan lain saat berwisata kuliner. Jika Anda sedang berjalan-jalan di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara, dan bingung di mana ingin makan, datanglah ke area food court Eat & Eat Creating Food Adventure, Mal Kelapa Gading III, lantai tiga.

Food court Eat & Eat Creating Food Adventure, Mal Kelapa Gading III.

Food court Eat & Eat Creating Food Adventure, Mal Kelapa Gading III.

Di sini Anda akan disajikan suasana pecinan tempo dulu dengan berbagai hidangan menarik. Mal ini memberikan kemudahan kepada pengunjungnya untuk menikmati aneka kuliner Asia dan Indonesia, terutama bagi Anda, penikmat santapan Asia, yang ingin merasakan sensasi makan dengan suasana pecinan tempo dulu.

Selain menyediakan makanan khas Asia, Eat & Eat Creating Food Adventure juga menyediakan berbagai jajanan khas tradisional Indonesia. Lebih kurang 50 tenant makanan disediakan di area food court ini. Harga sangat bervariasi, mulai Rp 2.500 sampai Rp 50.000.

“Konsep food court kami memang merupakan perpaduan antara masakan-masakan Asia dan masakan atau jajanan khas Indonesia. Dengan suasana pecinan tempo dulu, kami juga memberikan pengalaman yang berbeda kepada para pengunjung,” kata Supervisor Bar, Toni.

Toni mengungkapkan, untuk bergabung menjadi tenant di food court Eat & Eat Creating Food Adventure, para penjual makanan bisa mengirimkan proposal kepada pihaknya. Apabila jenis makanan dan kesepakatan telah disetujui, para penjual dapat berjualan di food court tersebut.

Makanan yang tersedia di food court ini antara lain empal gentong, otak-otak Ny Andre, ronde jahe, lumpia semarang, bakmi asiong, babat gongso, sapo tahu, yong tau fu, rumah rempah, bebek goreng surabaya, dan hokkien mee.

Selain menyantap makanan yang disediakan, pihak pengelola juga mengizinkan para pengunjung mengabadikan kenangan di food court ini. Hal ini karena bagian dalamnya sangat unik dan dibuat sedemikian rupa sehingga menyerupai kawasan kampung pecinan.

Bagian dalamnya juga dihiasi perabot-perabot atau dummy, seperti pasar cemilan, pasar rempah-rempah, layangan, koleksi timbangan, mainan anak, pentas jadoel, sepeda ontel, dan salon. Hal ini tentu saja jadi pengalaman yang cukup unik bagi keluarga ataupun sekadar ingin melepaskan penat akibat kemacetan lalu lintas.

(Kompas.com)

 
  1. Copyright amp Trademark Notice The Rush Limbaugh Show Premiere Radio Networks All Rights Reserved, 2010.

  2. Copyright amp Trademark Notice The Rush Limbaugh Show Premiere Radio Networks All Rights Reserved, 2010.

Readers Comments (2)




Teknologi
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, M Nuh

Mendikbud: Prototipe Mobil Listrik Selesai 2013

[caption id="attachment_3212" align="alignright" width="250" caption="Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, M Nuh"][/caption] "Mei ...
 
Asimo Honda Motor

ASIMO terbaru mampu “berpikir” dan makin lincah

Teknologi  - toentas.com.  Honda  Motor Co, Ltd meluncurkan robot ASIMO ...
 
NOKIA N9

Nokia N9, Ponsel Canggih nan Artistik

Teknologi  - toentas.com. Telepon seluler Nokia N9 yang diluncurkan pada ...
 
Toko Apple di Washington

Apple Tak Terbukti Langgar Paten Milik HTC

Teknologi  - toentas.com. Apple dinyatakan tidak terbukti melanggar paten S3 ...
 
Foto yang beredar di internet menunjukan tablet Samsung Galaxy Tab 10.1 yang berukuran 10.1 inci.

Samsung Keluarkan Galaxy Tab 10,1 Inci

Teknologi  - toentas.com. Pertarungan ukuran layar tablet bakal kembali mengemuka ...