Berita Internasional – toentas.com. Polisi di Nepal, Selasa (12/4), menangkap 150 tersangka. Mereka ditangkap sebagai bagian dari upaya pemburuan terhadap dua penyerang yang menusuk Menteri Energi baru, hanya beberapa jam setelah ditunjuk.
Gokarna Bista, Menteri Energi itu, menderita cedera di bagian leher dan kepala. Dia diserang di dekat rumahnya di Kathmandu, ibu kota Nepal, Senin malam, oleh dua lelaki. Salah seorang pelaku menggunakan sebuah pisau tradisional Gurkha, ”Khukhri”, sebagaimana dikatakan seorang polisi.
Bista memerlukan perawatan di rumah sakit karena luka-lukanya itu, tetapi kondisinya disebutkan stabil. Kepala Polisi Kathmandu Pushkar Karki mengatakan, 150 orang ditahan dalam penyapuan terhadap sejumlah orang oleh polisi yang dilakukan setelah serangan itu. ”Dari jumlah yang ditangkap, kami menahan tujuh orang untuk penyidikan lebih lanjut,” kata Karki.
Tidak dikenal
Serangan itu terjadi pada salah satu hari dari periode pemadaman listrik yang dilakukan secara bergilir. Pemadaman dilakukan pemerintah selama 14 jam per hari dan ini berlangsung selama periode tertentu. Pemadaman ini mengganggu kehidupan sehari-hari di Kathmandu dan tempat-tempat lain di negara di Himalaya itu. Krisis energi nasional sebenarnya akan menjadi prioritas utama Bista.
”Para penyerang memanfaatkan isu pemadaman listrik. Sang menteri tidak mengenal mereka. Dia juga mengatakan kepada saya bahwa dia tidak menerima ancaman apa pun sebelumnya,” kata Karki. Motif penusukan kepada menteri yang juga anggota Partai Komunis Nepal (Marxis Leninis Bersatu) itu belum diketahui.
Masyarakat semakin khawatir atas memburuknya keamanan di Kathmandu. Seorang pengusaha India hari Minggu lalu ditembak mati di pusat kota.
( Sumber : kompas.com )