Monday, 21 May 2012
  • rss

Kenali Autisme Lewat Wajah Anak

Publikasi pada Tanggal November 16, 2011

Kids and Parent – toentas.com Karakteristik wajah seseorang dapat digunakan sebagai petunjuk sebuah penyakit. Peneliti asal Universitas Missouri menemukan, ada perbedaan wajah anak yang memiliki autisme dan anak yang berkembang normal.

Anak autis (doc Corbis)

Anak autis (doc Corbis)

Kristina Aldridge, penulis utama dan asisten profesor anatomi di Universitas Missouri, menemukan ada rahasia di balik ‘wajah cantik’ para anak autis.

“Anak-anak dengan gangguan lain seperti sindrom Down dan sindrom alkohol janin memiliki fitur wajah yang sangat berbeda. Wajah anak autisme memang kurang mencolok, dan sulit membedakan mereka di antara kerumunan anak-anak. Tapi Anda bisa mengenalinya lewat perhitungan matematis,” ungkapnya seperti dikutip MSNBC.

Peneliti mengambil gambar tiga dimensi dari anak-anak dan menemukan anak-anak autis memiliki wajah bagian atas yang lebih luas dengan mata yang lebih lebar. Bagian tengah wajah lebih pendek, termasuk hidung, pipi dan mulut yang lebih lebar. Area philtrum -area di bawah hidung dan di atas bibir bagian atas juga lebih lebar.

Aldridge menganalisis 64 anak laki-laki dengan autisme dan 41 anak laki-laki normal yang sedang tumbuh dan berusia 8-12 tahun. Kesemua anak diambil gambarnya lewat prosedur tiga dimensi. Dia memetakan 17 titik di wajah, seperti sudut mata dan divot di bibir atas.

Semua geometri keseluruhan wajah dihitung lalu dibandingkan antara dua kelompok tersebut. Hasilnya menunjukkan ada perbedaan statistik pada anak-anak autis. Peneliti bahkan melihat perbedaan yang lebih jelas pada sekelompok kecil anak penderita autisme.

“Mereka menunjukkan perbedaan ciri-ciri klinis dan perilaku,” katanya. “Hal itu memberitahu kita tentang beberapa penyebab autisme.”

Aldridge mengatakan, gambar menunjukkan kaitan perkembangan selama masa embrio di pertengahan trimester pertama kehamilan ketika wajah mulai berkembang. Hal ini dapat membantu peneliti memahami lingkungan atau genetik selama perkembangan dalam rahim yang menyebabkan autisme.

“Temuan memberi penjelasan bahwa penyebab autisme kemungkinan terjadi sebelum kelahiran. Hal ini memungkinkan kita bertolak dari hipotesis secara langsung,” katanya. ( sumber : vivanews.com )

 
  1. Elisabetta says:

    Perlu adanya ngresii antara orang tua, guru di sekolah, dan tentunya aparatur negara, untuk lebih bijak dalam pemberlakuan izin akses internet bagi anak-anak dibawah umur. Dan dasar pemahaman agama menurut saya sangat penting ditekankan kepada anak-anak agar mereka lebih bisa memilah dan memilih mana konten yang layak dikonsumsi dan mana yang musti ditinggalkan …

Readers Comments (1)




Teknologi
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, M Nuh

Mendikbud: Prototipe Mobil Listrik Selesai 2013

[caption id="attachment_3212" align="alignright" width="250" caption="Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, M Nuh"][/caption] "Mei ...
 
Asimo Honda Motor

ASIMO terbaru mampu “berpikir” dan makin lincah

Teknologi  - toentas.com.  Honda  Motor Co, Ltd meluncurkan robot ASIMO ...
 
NOKIA N9

Nokia N9, Ponsel Canggih nan Artistik

Teknologi  - toentas.com. Telepon seluler Nokia N9 yang diluncurkan pada ...
 
Toko Apple di Washington

Apple Tak Terbukti Langgar Paten Milik HTC

Teknologi  - toentas.com. Apple dinyatakan tidak terbukti melanggar paten S3 ...
 
Foto yang beredar di internet menunjukan tablet Samsung Galaxy Tab 10.1 yang berukuran 10.1 inci.

Samsung Keluarkan Galaxy Tab 10,1 Inci

Teknologi  - toentas.com. Pertarungan ukuran layar tablet bakal kembali mengemuka ...