Kids and Parent – toentas.com. Apa yang Anda lakukan ketika anak merengek meminta sesuatu? Langsung memenuhinya daripada ia menangis? Salah. Karena ternyata, perbuatan ini justru berefek negatif pada perkembangan anak. “Sebaiknya latih anak untuk bersabar, dan jelaskan kepadanya bahwa semua hal butuh proses,” ungkap konsultan anak Hanny Muchtar Darta, saat talkshow “Pentingnya Kecukupan Asupan Vitamin dan Mineral agar Anak Incredible” di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Jangan selalu memenuhi keinginan anak dengan cara instan. Latihlah kesabaran anak agar ia tumbuh menjadi anak cerdas
Selain jadi lebih mengerti kondisi orangtua saat itu, anak juga melatih kesabaran, dan membuat mereka lebih cerdas. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Bing Nursery School dari Standford University terhadap anak usia 3-4 tahun, anak yang lebih sabar ternyata lebih cerdas.
Penelitian ini dilakukan dengan memberikan pilihan pada anak untuk mendapatkan sebuah marshmallow secara langsung, atau mendapatkan dua buah marshmallow namun mereka harus menunggu selama 3 menit. Hasilnya, anak-anak yang bersedia bersabar untuk menunggu ternyata lebih cerdas, dan mendapatkan poin Scholastic Assessment Test (SAT), 200 poin lebih tinggi dibanding anak yang tidak mau bersabar. Selain mendapatkan skor SAT yang lebih tinggi, anak-anak ini juga memiliki tingkat emosi, dan kehidupan sosial yang lebih matang dan lebih baik.
“Selain itu, anak yang sabar juga akan lebih menghargai semua hal yang mereka miliki,” tukas Hanny. Dengan kesabaran anak untuk menanti berbagai hal yang mereka inginkan, secara tak langsung mereka lebih menghargai barang yang sudah mereka peroleh dengan susah payah dan penuh kesabaran.
Sabar, punya banyak manfaat
Untuk hasil maksimal bagi pertumbuhan anak, sebaiknya latih kesabaran anak sejak dini, yaitu sejak bayi. “Misalnya, ketika akan menyusui katakan padanya untuk menunggu sebentar karena Anda akan mencuci tangan. Selain menjalin komunikasi intim, ini juga akan membiasakan anak untuk sabar menunggu,” ujarnya.
Ketika melatih kesabaran anak, Anda juga bisa melatih banyak hal positif dalam waktu bersamaan dan menyenangkan misalnya, menabung. “Ketika mereka minta dibelikan mainan, ajaklah ia untuk bersabar membelinya dan mulai menabung dalam celengan lucu dengan menyisihkan sedikit uang jajannya untuk membeli mainan itu. Jadi ada tiga manfaat yang bisa diambil sekaligus: sabar, hemat, dan menghargai,” sarannya.
( Sumber : kompas.com )
Benar banget om tomce, sbnreaenya ini hanya sedikit dari masalah besar yang ada di negara ini.Pengendara dibawah umur ini hanyalah tip of an ice berg .Sangking banyaknya problem jadi susah ngaturnya lagian yang ngatur terlalu sedikit. Polisi dinegara ini hanya sebanyak 1:600 dari rakyatnya. Sedangkan idealnya lebih dari 1:200. Jadi kalau jumlah polisi ditingkatkan 3x lipat, mungkin, ini baru mungkin ya, bisa mengawasi dengan benar, sampai ke anak umur 14 tahun yang nyolong minjam motor bapaknya.