Monday, 21 May 2012
  • rss

Kala Harus ‘Berteman’ dengan Mantan Kekasih

Publikasi pada Tanggal November 24, 2011

I Like It – toentas.com. Di zaman sosial media, hal yang sangat mudah untuk berhubungan dengan siapapun, termasuk dengan mantan kekasih. Namun, ada perbedaan besar antara pertemanan kalian di dunia maya dan kenyataan.  Bagaimana jika Anda dan mantan kekasih yang baru putus harus sering bertemu karena berada di lingkungan pekerjaan yang sama? Apakah baik-baik saja untuk berteman atau hal ini dapat merusak hari-hari Anda?

Ilustrasi putus cinta (doc Corbis)

Ilustrasi putus cinta (doc Corbis)

Seperti dilansir dari laman Shine, Pendiri Divorce Detox, Allison Pescosolido, M.A dan Andra Brosh, Ph.D menyarankan untuk menegaskan kembali apa arti “teman”. “Bekerja di lingkup yang sama dan memiliki beberapa hal yang sama tidak selalu berarti pertemanan,” kata mereka. “Tetap tenang dan apabila mungkin definisikan kembali hubungan sehingga Anda tidak bingung ketika akan berinteraksi. Kami menyarankan hindari pertemuan intim dan berbagi informasi pribadi untuk menghindari kebingungan atau perasaan buruk,” katanya.

Itu artinya, buatlah batasan dari awal sehingga Anda yakin bisa menjaga pertemanan yang sehat dan menolak untuk kembali terjebak dalam kebiasaan lama dan hubungan yang tidak sehat dengan mantan.

“Ramahlah, namun tegas untuk menghindari keintiman palsu,” mereka menyarankan.

“Batasi hubungan dan jangan mengangkat telepon darinya saat larut malam, hindari komunikasi berlebihan atau SMS lucu. Hindari apa pun yang biasa Anda lakukan ketika masih bersamanya.” Tentu saja ketika mulai berhubungan dengan orang baru, jangan berharap lebih dengan hubungan pertemanan tersebut. Terutama ketika pasangan baru Anda mulai merasa terancam dengan kehadiran ‘mantan’ anda.

“Kesetiaan Anda untuk hubungan baru Anda, jadi sangat penting untuk menghargai permintaan pasangan baru Anda,” ungkap Pescosolido dan Brosh. “Jika mereka merasa tidak aman, mungkin ini saat yang tepat untuk memeriksa kesesuaian hubungan Anda dengan mantan.”

Tapi bagaimana jika Anda yang merasa terancam dengan pacar baru mantan Anda? Dan tak bisa berhenti cemburu setiap kali dia memilih kekasih barunya ketimbang Anda? “Itu adalah pemicu dan peringatan besar bahwa Anda benar-benar butuh bantuan profesional untuk melanjutkan hidup,” ungkap mereka.

“Anda mungkin juga ingin mempertimbangkan kemungkinan bahwa Anda masih memikirkan mantan karena berharap bisa rujuk dengannya. Memiliki kekasih baru berarti, mantan kekasih memang ingin melanjutkan kehidupannya bersama orang lain.”

Berikut beberapa alasan bisa menjadikan mantan sebagai teman:
1. Anda benar-benar cocok sebagai teman daripada menjadi pacar
2. Anda harus bekerja dalam satu grup yang sama
3. Anda tidak bisa melepaskannya

Alasan untuk tidak berteman:
1. Anda meninggalkan semua kenangan bersamanya
2. Anda tidak bisa melanjutkan hidup sepenuhnya dengan kehadirannya
3. Karena akan terlihat canggung bila menjadi teman.

( Sumber : vivanews.com )

 
  1. Xannon says:

    Good point. I hadn’t toghhut about it quite that way. :)

Readers Comments (1)




Teknologi
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, M Nuh

Mendikbud: Prototipe Mobil Listrik Selesai 2013

[caption id="attachment_3212" align="alignright" width="250" caption="Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, M Nuh"][/caption] "Mei ...
 
Asimo Honda Motor

ASIMO terbaru mampu “berpikir” dan makin lincah

Teknologi  - toentas.com.  Honda  Motor Co, Ltd meluncurkan robot ASIMO ...
 
NOKIA N9

Nokia N9, Ponsel Canggih nan Artistik

Teknologi  - toentas.com. Telepon seluler Nokia N9 yang diluncurkan pada ...
 
Toko Apple di Washington

Apple Tak Terbukti Langgar Paten Milik HTC

Teknologi  - toentas.com. Apple dinyatakan tidak terbukti melanggar paten S3 ...
 
Foto yang beredar di internet menunjukan tablet Samsung Galaxy Tab 10.1 yang berukuran 10.1 inci.

Samsung Keluarkan Galaxy Tab 10,1 Inci

Teknologi  - toentas.com. Pertarungan ukuran layar tablet bakal kembali mengemuka ...