Keluarga

Inilah Tips Jitu Menghadapi Anak Yang Pemalu, Pasif atau sulit bergaul

Apakah anak anda termasuk orang yang pendiam, pasif atau sulit bergaul? Anda bingung untuk mengatasinya? Baik dalam artikel kali ini penulis akan mencoba untuk memberikan tips mengatasi anak dengan kategori pendiam, pasif atau sulit bergaul.

Sebagai orang tua tentu harus mengetahui bahwa rasa percaya diri merupakan sebuah pondasi penting bagi kehidupan mental dan sosial seorang anak. Dengan adanya rasa percaya diri yang dimiliki oleh seorang anak merupakan sebuah kunci kesuksesan dimasa yang akan datang.

Rasa percaya diri sangat memiliki peranan penting dalam membentuk pola pikir seseorang yang memengarruhinya untuk bertindak atau melakukan sesuatu. Dengan demikian, rasa percaya diri yang bagus akan menciptakan kemudahan bagi anak untuk bergaul, berani menampilkan potensi diri mereka dengan penuh rasa percaya diri yang dapat membawa kesuksesan kelak pada saat dia dewasa nanti. Maka dari itulah, kita sebagai orang tua wajib untuk menumbuhkan sifat percaya diri pada anak dan menumpas sifatt pemalu atau pendiam yang berlebihan, karena itu akan menyulitkan anak anda untuk bergaul. Tentu ada beberapa sebab anak menjadi pemalu atau pendiam yang berlebihan, di antaranya adalah:

1. Karakter bawaan si anak.

Sebagian pendapat mengatakan bahwa adanya sikap pemalu atau pendiam merupakan karakter bawaan sejak dia lahir. Hal itu dapat terlihat dari seorang bayi yang ramah, senang tersenyum ketika berinteraksi dengan orang yang baru dikenal. Sementara itu ada bayi yang langsung menangis pada saat bertemu dengan orang baru dikenalnya.

2. Adanya pengaruh dari kondisi tertentu.

Pendapat lain juga banyak yang mengatakan bahwa sifat pemalu atau pendiam merupakan respon yang telah diperoleh karena akibat dari adanya suatu keadaan tertentu. Sebagai contoh saja, karena pola asuh yang keliru, lingkungan sosial yang tidak nyaman bagi anak untuk melakukan interaksi, anak pernah mendapatkan pengalaman yang buruk dan lain sebagainya.

3. Adanya pola asuh diawal yang salah.

Rasa malu dan pendiam yang berlebih pada anak kemungkinan dapat terjadi karena adanya pola asuh di awal yang salah, terutama ketika dia masih bayi dan dua tahun usia pertamanya. Hal tersebut karena otak bayi ketika itu masih berkembang sangat cepat dan ketika itu merupakan saat bayi mengembangkan pola mengasosiasikan sesuatu.

Misalnya saja, bayi yang sering berada dalam gendongan, atau orang tua yang segera berlari memeluk anak saat bayi menangis. Bayi yang diperlakukan dengan cara seperti itu nantinya akan menjadi bayi yang manja dan merasa dicintai. Memang perasaan dicintai itu baik bagi anak, tetapi jika itu berlebihan dalam memberikannya maka itu akan berdampak tidak baik bagi perkembangannya. Anak yang selalu dimanja oleh orang tuanya akan merasa kehilangan pegangan dan tidak mengetahui apa yang harus dilakukan. Sedangkan anak yang sejak bayi tidak selalu dimanja tidak merasa takut, mampu mengatasi kesendirian dan tetap mampu menampilkan kemampuan dirinya dengan penuh.

4. Tidak diberikan kesempatan untuk berinteraksi.

Salah satu penyebab anak anda pendiam dan pemalu ketika bertemu dengan orang juga karena dia tidak punya kawan sebaya sebagai teman untuk bermain. Anak tidak tahu bagaimana memperkenalkan dirinya atau berinteraksi dengan anak lain karena tidak pernah diajak untuk bermain ke luar.

5. Karena orang tua yang pendiam dan pemalu dan tidak pernah menunjukan wajah bahagia.

Faktor lain yang memengaruhi anak menjadi pemalu dan pendiam juga bisa terjadi karena orang tua yang pemalu, jarang tersenyum banyak menutup diri dan tidak pernah bergaul dengan orang lain karena merasa kehidupannya tidak cocok dengan orang lain.(amar).-

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Situs resmi tabloid ToeNTAS yang sudah terbit lebih dari 20 tahun.

Copyright © 2017 Yayasan ToeNTAS Sakinah

To Top