Metro

PKL Tanah Abang Menjamur di Tepi Jalan, Ini Kata Anies-Sandi

Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) kembali berjualan di lahan kosong depan Stasiun Tanah Abang, Jakarta (12/9). Para PKL enggan berjualan di Blok G yang telah disediakan Pemprov DKI Jakarta dengan alasan sepi pengunjung
Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) kembali berjualan di lahan kosong depan Stasiun Tanah Abang, Jakarta (12/9). Para PKL enggan berjualan di Blok G yang telah disediakan Pemprov DKI Jakarta dengan alasan sepi pengunjung (foto: tempo)

Jakarta, (ToeNTAS.Com),-  Anies Baswedan tidak menanggapi keberadaan pedagang kaki lima yang saat ini kembali menjamur di pinggir jalan di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. “Setahu saya, saya baru bertugas mulai Oktober,” katanya, Jumat, 12 Mei 2017.

Menurut Anies, menjamurnya pedagang kaki lima lebih baik ditanyakan kepada gubernur yang masih bertugas. “Kalau persoalan hari ini, izinkan kami menghormati yang sekarang sedang bertugas, Pak Djarot, untuk menunaikan tugasnya,” ucapnya.

Anies mengatakan pedagang kaki lima memang harus ditata agar tidak menyebabkan kemacetan di jalan raya. Namun Anies menuturkan, saat ini, persoalan itu harus diselesaikan gubernur aktif. Sedangkan Anies, meski memenangi pilkada DKI, baru dilantik pada Oktober nanti.

Pendapat yang sama juga disampaikan Sandiaga Uno, pasangan Anies dalam pilkada DKI. Dia mengatakan tidak ingin berkomentar karena menghormati gubernur yang masih menjabat saat ini.

“Bungkamnya Anies-Sandi bukan berarti tidak memperhatikan persoalan di Jakarta,” ucapnya. Mereka sudah menyusun program-program yang nantinya diterapkan setelah dilantik. “Kami akan membahasnya di tim sinkronisasi, salah satunya bagaimana menata tanpa air mata dan membangun tanpa duka untuk para PKL,” ujarnya.(temp.c/kris).-

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Situs resmi tabloid ToeNTAS yang sudah terbit lebih dari 20 tahun.

Copyright © 2017 Yayasan ToeNTAS Sakinah

To Top