Nasional

Puncak Haji, 54 Jemaah Indonesia Wafat di Arafah dan Mina

Jemaah melempar jumrah di Jamarat, Mina

Mekah (ToeNTAS.com) – Puncak haji masih berlangsung hingga hari ini, Sabtu (2/9/2017). 54 Jemaah haji Indonesia wafat dalam periode tersebut. Total jemaah wafat berjumlah 216 orang.

Berdasarkan data yang dilansir Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), total 216 jemaah Indonesia wafat di Tanah Suci. Rinciannya, 2 wafat di Jeddah, 36 di Madinah, dan 124 di Mekah. Selanjutnya dalam 2 hari puncak haji, ada 54 jemaah yang wafat. Terdiri dari 16 orang wafat di Arafah dan 38 orang di Mina.

Puncak haji berlangsung sejak Kamis (31/8). Usai dari Arafah, jemaah bergeser ke Muzdalifah. Baru kemudian ke Mina untuk mabit (bermalam) dan melempar jumrah. Senin (4/9), prosesi haji akan berakhir setelah jemaah melaksanakan tawaf dan sai di Masjidil Haram.

“Data hingga sore tadi, 216 jemaah wafat. Pada periode yang sama, jumlah ini lebih banyak dibanding tahun lalu,” kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin usai mengecek Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Maktab 8 Mina, Sabtu (2/9/2017) pukul 22.30 Waktu Arab Saudi atau pukul 02.30 WIB.

Lukman menjelaskan ada berbagai faktor penyebab kejadian tersebut. Mulai dari jumlah jemaah yang tahun ini lebih banyak hingga cuaca panas.

“Selain itu, banyak jemaah risiko tinggi (risti),” kata Lukman.

Jemaah yang termasuk kategori risti di antaranya lansia, memiliki penyakit bawaan, dan lain-lain.(det.c/dul).-

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Situs resmi tabloid ToeNTAS yang sudah terbit lebih dari 20 tahun.

Copyright © 2017 Yayasan ToeNTAS Sakinah

To Top