Metro

Warga Depok Keluhkan Harga Bawang Putih yang Naik Drastis

foto

DEPOK, ToeNTAS.com,- Naiknya harga bawang putih di Depok, Jawa Barat dikeluhkan para pedagang maupun pembeli. Pasalnya, kenaikan harga bawang putih terjadi secara tiba-tiba yang mencapai Rp 14.000 per kilogram.

Ibu Jejen seorang penjual sayuran di Sukamaju Baru Cimanggis Depok menuturkan, selain sulit didapatkan, bawang putih juga dirasa cukup mahal.

“Bingung mau jualnya berapa, dari sananya sudah mahal,” kata Jejen kepada wartawan, Rabu (14/2/2018).

Jejen menuturkan, untuk harga bawang putih biasa harganya mencapai Rp 30.000, sementara untuk bawang putih kating harganya mencapai Rp 40.000 per kilogram.

Karso seorang pedagang bakso menuturkan, mahalnya harga bawang putih mau tidak mau harus dibelinya. Sebab, pembuatan kuah bakso yang dijualnya harus menggunakan bawang putih.

“Kalau enggak tetap beli saya enggak jualan, kalau enggak jualan makan dari mana?” ucap Karso.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Pasar Kemiri Muka, Sutisna mengatakan, kenaikan harga secara signifikan pada komoditas bawang putih juga terjadi di Pasar Kemiri Muka, Kota Depok.

Berdasarkan data yang dimilikinya, harga bawang putih biasa sempat berada di harga Rp 20.000 per kilogram pada Senin (12/8/2018). Namun beberapa hari ini tercatat naik sebesar Rp 10.000 menjadi Rp 30.000 per kilogram.

“Stok barang terganggu karena masuk cuaca penghujan,” kata Sutisna saat dikonfirmasi.

Selain harga bawang putih biasa yang naik Rp 10.000, harga bawang putih kating juga naik sebesar Rp 14.000 dari harga semula Rp 26.000 per kilogram menjadi Rp 40.000 per kilogram.

Untuk harga komoditas lainnya, hanya cabai rawit hijau yang naik Rp 5.000 dari harga sebelumnya Rp 30.000 per kilogram menjadi Rp 35.000 per kilogram.

Sementara komoditas lainnya terpantau masih normal yakni bawang merah tetap Rp 18.000 per kg, telur ayam broiler Rp 22.000 per kg, beras premium Rp 12.200, dan beras medium Rp 9.500.

Beberapa konsumen mengeluhkan dengan kenaikan harga tersebut. Pasalnya, kenaikan tersebut tidak terjadi secara bertahap.

“Naiknya langsung tinggi, tadinya cuma Rp 20 ribu sekarang Rp 30 ribuan,” ucap Aisah pemilik warung makan di daerah Cilodong, Depok.

Akibat naiknya harga bawang putih tersebut, dirinya sedikit mengurangi penggunaan bawang putih untuk masakan yang dijualnya.

“Tetap pakai bawang putih, tapi enggak banyak, biasanya sehari ada beli sekilo, sekarang paling seperempat aja,” tuturnya. (kom.c/yusuf)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Situs resmi tabloid ToeNTAS yang sudah terbit lebih dari 20 tahun.

Copyright © 2017 Yayasan ToeNTAS Sakinah

To Top