Metro

Wisuda Ke-61 UNINDRA Diikuti 1.288 Mahasiswa

unindra

Jakarta, ToeNTAS.com – Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) kembali menggelar prosesi wisuda, Sabtu (5/5) di Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. Wisuda ke-61 Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) tahun Akademik gasal 2017/2018 diikuti sebanyak 1.288 mahasiswa yang terdiri dari 783 Program Pascasarjana (S2) dan 505 mahasiswa Program Sarjana (S1).

Rektor Unindra, Prof. Dr. H. Sumaryoto mengatakan bahwa jumlah ini agak berbeda karena mahasiswa S1 adalah mahasiswa yang bersifat pindahan sehingga jumlahnya lebih sedikit. Rencananya, mulai bulan September hingga November nanti Unindra akan melakukan wisuda semester genap mencapai lebih dari 6000 lulusan yang dibagi dalam 5 kali wisuda.

“Baru saja kita melewati hari pendidikan nasional yaitu 2 Mei 2018 dengan tema yang diangkat oleh kemenristekdikti adalah membumikan pendidikan tinggi dan meninggikan kualitas sumber daya manusia. Artinya, penting bagi Indonesia yang memang harus betul-betul membumi dan dapat berdiri kokoh di tengah masyarakat, dikenal masyarakat, berfungsi dan berguna untuk masyarakat. Namun pada sisi lain pemerintah juga harus diperhatikan karena pada prinsipnya mendidik itu dilakukan agar bisa membina kualitas dengan baik,” ujar Sumaryoto.

Untuk itu, masih kata Sumaryoto, harus dimulai dari konsistensi melaksanakan peraturan yang berlaku dengan peraturan yang diatur dalam undang-undang nomor 12 tahun 2012 sebagai pijakan untuk membina dan mengembangkan pendidikan tinggi di Indonesia. Unindra yang sudah berdiri genap 14 tahun pada 6 September 2018 nanti, sudah mulai melaksanakan kerjasama terutama dengan Jawaharlal Nehru University dalam rangka kerjasama penelitian dan pengembangan budaya. Kerjasama Indonesia dengan India ini sebagai langkah konkret dalam rangka mengisi apa yang telah disepakati pada tahun 2017 lalu.

“Unindra sudah melaksanakan berbagai aktivitas terutama pengembangan budaya. Selain ke India yang ditunjuk sebagai duta budaya wakil Unindra, Insya Allah nanti pada 11 – 22 Mei nanti, duta budaya dari Unindra juga diminta oleh kedutaan besar Republik Indonesia di Rusia di Moskow,” ucap Sumaryoto.

Terkait dengan prestasi mahasiswa, tambah Sumaryoto, bulan Februari lalu Prodi Pendidikan Fisika mengukir prestasi menjadi juara nasional dan juara kedua kalkulus Lembaga Kursus. Ini suatu bukti bahwa mahasiswa Unindra bukan hanya proses belajar mengajar saja yang kita laksanakan, namun juga berprestasi menjadi juara nasional masuk 5 besar perguruan tinggi berprestasi di Indonesia.

Mengenai perkembangan sarana prasarana, walaupun Unindra sudah mempunyai 7 unit gedung yang tersebar di luar kampus, kita juga masih terus membangun yaitu unit bangunan ke-8 sebanyak 6 lantai dan sedang dalam proses pengurusan Izin Mendirikan Bangunan sehingga nanti kita akan menambah paling tidak 40 lokal untuk menambah fasilitas belajar mengajar.

“Unindra tetap konsisten dan berupaya semaksimal mungkin meningkatkan kualitas akademik dan proses belajar mengajar walaupun masih banyak keterbatasan yang kita hadapi,” pungkasnya.

Di bidang prestasi, Mahasiswa Unindra pada Februari 2018 berhasil mengukir prestasi menjadi juara nasional yang ketiga sekaligus juara pertama untuk media pembelajaran Fisika. Ini merupakan bukti bagi Unindra, bahwa mahasiswa Volunteer bukan mahasiswa sembarangan. (Inge thirta)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Situs resmi tabloid ToeNTAS yang sudah terbit lebih dari 20 tahun.

Copyright © 2017 Yayasan ToeNTAS Sakinah

To Top