Metro

Vox Point Indonesia Adakan Dispol ‘Menakar Kekuatan Koalisi Pemerintah VS Koalisi Oposisi Pasca Pilkada Serentak’

foto

JAKARTA, ToeNTAS.com,- Berkaitan dengan berakhirnya Pilkada serentak, Vox Point Indonesia mengadakan diskusi politik dengan tema ‘Menakar Kekuatan Koalisi Pemerintah VS Koalisi Oposisi Pasca Pilkada Serentak’ di Sanggar Prativi Building, Jakarta Pusat, Selasa, (4/7).

Hadir sebagai narasumber yakni Andreas Pereira (anggora DPR RI dari Fraksi PDI-P), Wihadi Wiyanto (anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra) dan Direktur Eksekutif SMRC Djayafi Hanan.

Direktur Eksekutif SMRC Djayafi Hanan mengatakan bahwa pemilih PKS dan Prabowo terbelah. Ada problem kandidat yang diajukan. Terutama tingkat popular ASYIK kurang familiar. Pilkada Jabar memperhitungkan figur.

“Kekuatan politik ketika mesin yang bergerak itu masih efektif,” katanya.

Pilpres ? Agak sulit melihat dari sudut partai. Sedikit banyak ada kemenangan.

Djayafi menambahkan bahwa pilkada 2018 tidak memberikan peta baru. Apa faktor yg menentukan yakni kekuatan mesin dan simbol partai, ternyata mesin dan simbol partai masih kurang jika tidak ditopang kandidatnya, calon presiden yang dicalonkan oleh partainya ada pengaruhnya bagi partai.

Di kesempatan yang sama, Andreas Pareira mengatakan, Pilkada serentak kali ini PDI-P menang di 6 provinsi.

“Dari 6 provinsi terebut kita punya 4 kader partai,” tukasnya.

Di Pilkada baik kabupaten kota maupun provinsi, itu yang utama adalah figur dan figur yang kuat itu ditopang modal yang kuat.

Dan kedua adalah mesin partai. Ketiga, kalau tidak ada finansial maka tidak bisa berjalan.

Anggota DPR RI dari fraksi Gerindra Wihadi Wiyanto menuturkan bahwa apa yang dikatakan narasumber lainnya itulah yang memang terjadi.

Koalisi pemerintah itu terbagi dua, koalisi Jokowi dan PDIP.

“Awalnya kita liat itu Pilkada Jabar calon yang layak hanya 2 pasangan. Di Jabar, mesin partai berjalan dan yang terpenting adalah peran anggota DPR RI. Ternyata pasangan ASYIK beda tipis,” tandasnya seraya menambahkan bahwa Kekuatan NU lebih kuat di Jawa Timur. (Inge Thirta/Dea),-

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Situs resmi tabloid ToeNTAS yang sudah terbit lebih dari 20 tahun.

Copyright © 2017 Yayasan ToeNTAS Sakinah

To Top