Nasional

Siti Nurbaya Klaim Kembali Dipercaya sebagai Menteri KLHK

foto

Jakarta, ToeNTAS.com,- Siti Nurbaya Bakar mengaku diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menjabat sebagai menteri kehutanan dan lingkungan hidup (KLHK) untuk periode 2019-2024. Dia mengatakan itu di Istana Negara, Jakarta, Selasa (22/10).

Siti mengatakan Jokowi sudah membolehkan dirinya untuk mengumumkan kepada publik soal jabatan Menteri KLHK.

“Bahwa ada kewajiban penugasan untuk melanjutkan ada tugas-tugas harus diselesaikan,” imbuhnya.

Siti mengatakan bahwa Jokowi ingin dirinya menyelesaikan hal-hal yang sudah dijalani di periode pertama. Selain itu, dia pun diminta menuntaskan masalah warisan periode pertama. Siti mengatakan Jokowi juga ingin mempercepat program-program yang sudah dijalankan.

“Secara khusus disebutkan Perhutanan sosial, yang sebetulnya sudah berjalan, dibutuhkan kecepatan. Ini tentu terkait dengan kesempatan kerja, perhatian Presiden perlindungan lingkungan, sungai air, persoalan reboisasi dan rehabilitasi lahan untuk mengurangi bencana alam,” kata Siti.

Siti Nurbaya Bakar adalah kader partai Nasdem kedua yang dipanggil ke Istana Negara, Jakarta pada hari ini, Selasa (22/10). Sebelumnya, Syahrul Yasin Limpo telah dipanggil.

Syahrul mengaku diminta mengurusi bidang pertanian dan perikanan. Dia mengatakan itu kepada awak media sebelum meninggalkan Istana Negara.

“Saya tidak disampaikan jadi menteri apa, poinnya tadi ditanyakan kepada saya bagaimana 265 juta jiwa penduduk bisa hidup lebih baik, damai, tentram di bidang pertanian, perkebunan, perikanan dan lain-lain,” katanya.

Tokoh-tokoh yang mendatangi Istana Negara hari ini antara lain Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, mantan Gubernur Sulsel dari NasDem Syahrul Yasin Limpo, mantan Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Wakil Bendahara Umum PDIP Juliari Batubara dan Plt Ketua Umum PP Soeharso Monoarfa.

Kemudian, mereka yang mendatangi Istana pada Senin kemarin yaitu, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, mantan Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf Erick Thohir, pendiri NET Mediatama Wishnutama, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Eks CEO Gojek Nadiem Makarim, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, dan Wakil Ketua Umum Gerindra Edhy Prabowo.

Lalu, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, mantan Mensesneg Pratikno, Mantan Staf Khusus Presiden Nico Hardjanto, dan Komisaris Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk Fadjroel Rahman.

Mereka pun memakai pakaian yang sama, yakni kemeja putih plus celana hitam.

Eks CEO Gojek Nadiem Makarim mengaku merasa terhormat diminta menjadi menteri dalam kabinet Jokowi periode kedua. Dia berjanji bakal mengeluarkan inovasi.

Mahfud MD mengaku berbincang soal hukum dan HAM bersama Jokowi. Akan tetapi, dia enggan membeberkan posisi menteri yang akan diisinya.

Kemudian, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto mengklaim diminta bantu Jokowi mengurus bidang pertahanan. Namun, dia belum mau merinci posisi menteri yang dimaksud dan menanti Jokowi mengumumkan langsung.

“Saya sudah sampaikan keputusan kami dari Gerindra apabila diminta kami siap membantu dan hari ini resmi diminta. Saya diminta untuk di bidang pertahanan,” imbuh rival Jokowi dalam Pilpres 2014 dan 2019 tersebut. (cnni.c/Y)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Situs resmi tabloid ToeNTAS yang sudah terbit lebih dari 20 tahun.

Copyright © 2017 Yayasan ToeNTAS Sakinah

To Top