Metro

Weleh-Weleh, Sampah Menumpuk di Wilayah Lenteng Agung, Dan Proses Penyerapan Anggaran Belanja Grobak Sampah Dipertanyakan

foto

JAKARTA, Toentas.com,- Sejak Kelurahan Lenteng Agung dipimpin oleh Bayu Sungkono, SIP sebagai Lurah dan Deny sebagai Sekel, wilayah Kelurahan Lenteng Agung justru lebih banyak terlihat sampah di beberapa titik.

Berdasarkan pengamatan toentas.com di lapangan, sampah yang menumpuk tampak terlihat di RT 9 RW 02, RT 8 Rw 02, RT 11 RW 03, dan di got depan SMA 38 Jaksel yang notabene masih masuk ke wilayah Kelurahan Lenteng Agung.

Bukan hanya itu saja, sampah juga tampak terlihat di depan kantor Kelurahan Lenteng Agung pada hari Senen (28 Oktober 2019). Padahal di halaman Kelurahan Lenteng Agung tampak berjejer rapi gerobak sampah yang masih baru. Sungguh menarik bukan.

Kantor Kelurahan Lenteng Agung

Bahkan kamar mandi yang berada tepat di bawah tangga kantor Kelurahan Lenteng Agung tidak keluar airnya. Disitu terlihat ember yang dibalik. Pertanyaannya adalah fungsinya apa kamar mandi tersebut. Walaupun ada kamar mandi dekat ruang pelayanan, tapi kenapa air di kamar mandi bawah tangga tidak keluar. Aneh.

Bukan hanya itu saja. Toentas.com juga mendapatkan informasi seputar kinerja Lurah Lenteng Agung yang sekarang berbeda dengan Lurah Lenteng Agung sebelumnya.

Salah seorang warga RT 11 RW 03 yg bernama Narto (nama samaran – red) mengatakan bahwa banyak sekali perbedaan antara Lurah yang lama (Bapak Satia) dengan Lurah yang baru (Bapak Bayu).

“Kalau dulu Pak Satia selalu menyapa duluan warga dan kalau ada warga yang mau urus surat bisa langsung ke ruangannya. Kalau sekarang gak bisa kayak gitu lagi. Apalagi saat kita menaiki tangga ada cctv dan usai naik tangga biasanya gak ada sekat ruangan ehh ini ada sekat ruangan dan disitu hanya tersedia beberapa bangku, pintu pegawai kelurahan selalu tertutup dan terkesan arogan atau sombong,” katanya pelan.

Dalam kesempatan lain, sumber yang minta dirahasiakan namanya di Kantor Kec. Jagakarsa menyebutkan kepada Wartawan ToeNTAS. com, Selasa (19/10), bahwa diduga  proses penyerapasn anggaran belanja Gerobak sampah dan tempat sampah dari fiber th 2019  Kel. Lenteng Agung diduga tidak sesuai dengan aturan.

Namun Lurah Lenteng Agung, Bayu membantah dan mengatakan, bahwa  semua proses sudah benar, “Sudah sesuai prosudur kok” katanya kepada ToeNTAS lewat HP, Rabu, (30/10). (tim).-

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Situs resmi tabloid ToeNTAS yang sudah terbit lebih dari 20 tahun.

Copyright © 2017 Yayasan ToeNTAS Sakinah

To Top