Ditarik karena Mengandung DNA Babi, Enzyplex Masih Dijual di Apotek

    0
    117
    Advertisement

    Jakarta, ToeNTAS.com,- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) meminta produsen dua produk suplemen di Indonesia untuk menarik produknya di pasaran karena positif mengandung DNA babi. Ada dua produk yang dipermasalahkan yaitu Viostin DS dan Enzyplex.

    Viostin DS sendiri adalah suplemen yang diproduksi PT Pharos Indonesia dan biasa dimanfaatkan untuk meringankan masalah sendi. Sementara itu Enzyplex diproduksi PT Medifarma Laboratories dengan manfaatnya untuk meringankan masalah pencernaan.

    Pantauan detikHealth di beberapa apotek di Jakarta, Viostin DS sudah sulit ditemukan. Sementara itu untuk Enzyplex masih relatif mudah didapatkan.

    “Enzyplex masih ada tapi kalau Viostin sudah ditarik,” ujar seorang petugas apotek di daerah Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (1/2/2018).

    Memang tidak semua apotek menjual Enzyplex. Ada juga yang semenjak berita DNA babi beredar sudah berhenti menjualnya.

    “Sudah enggak ada. Dua-duanya sudah ditarik sejak kemarin,” kata petugas apotek di kawasan Mampang, Jakarta Selatan. (det.c/anwar)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here