2 Anggota Polisi Terlibat Politik Uang Pilkades Serentak di Tangerang

0
71
ilustrasi
ilustrasi
Advertisement

Jakarta – Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro mengungkap ada dua orang oknum anggota kepolisian diduga terlibat dalam kasus politik uang (money politic) pada pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Tangerang, Banten. Kedua oknum polisi yang terlibat politik uang itu berinisial SU (40) dan SO (43).

“Ya benar, ada dua oknum polisi. Sekarang sudah dilimpahkan kasusnya ke Satbrimob Polda Metro untuk diproses pelanggarannya,” ucap Kapolres Wahyu melalui pesan singkatnya di Tangerang, seperti dilansir dari Antara, Selasa (12/10/2021).

Polisi di Banten Diminta Netral Saat Pilkades Serentak 2021
Wahyu menyebut, saat ini pihaknya telah menyerahkan kasus pelanggaran yang dilakukan oleh kedua oknum aparat itu ke asal satuan mereka bertugas untuk diproses lebih lanjut. Dua oknum anggota polisi berpangkat bripka itu berdinas di Satuan Brimob Polda Metro Jaya.

“Akan diproses secara lidik dan sidik pastinya,” katanya.

Sebelumnya dari informasi yang didapat, bahwa pada Sabtu (9/10), sekitar pukul 13.00 WIB petugas patroli dari Polsek Panongan mengamankan kedua oknum posisi yang sedang mengawal tim sukses salah satu calon Kades di Desa Ranca Kelapa, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

Pada pengamanan itu, diketahui ada sejumlah orang sedang membagi-bagi uang kepada warga sekitar agar memilih calon kades tersebut. Lalu, petugas dari Polsek Panongan pun langsung mengamankan sejumlah kelompok orang dan oknum polisi itu ke Mapolresta Tangerang untuk kepentingan penyelidikan.

Sementara, pada pelaksanaan Pilkades serentak di 77 desa di Kabupaten Tangerang sudah digelar pada Minggu (10/10) lalu. Kini proses Pilkades tersebut sudah memasuki tahapan pemungutan jumlah surat suara. (Tita/det.c)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here