Teka-teki Keberadaan Sertifikat yang Bikin Petugas Puskesmas Dibunuh

Jam : 16:36 | oleh -214 Dilihat
ilustrasi garis polisi
ilustrasi garis polisi

Depok, ToeNTAS.com,- Pria inisial AR, petugas Puskesmas Jagakarsa, tewas dibunuh Ahmad Muhammad gegara jual beli tanah. Ahmad Muhammad datang ke rumah AR di Beji, Depok, menanyakan uang penjualan tanah dan sertifikat miliknya yang telah diserahkan kepada korban.

Kasat Reskrim Polresta Depok AKBP Yogen Heroes Baruno mengatakan pengakuan Ahmad soal sertifikat yang sudah pindah ke tangan korban itu benar adanya. Hingga kini tidak jelas sertifikat itu ada di mana.

“Benar. Sampai sekarang nggak tahu ada di mana karena yang tahu hanya si suami (AR),” kata Kasat Reskrim Polresta Depok AKBP Yogen Heroes Baruno saat dihubungi wartawan, Kamis (9/3/2023).

Yogen mengatakan sertifikat yang diserahkan pelaku kepada korban itu berupa tanah dan bangunan.

“Ada bangunannya,” tuturnya.

Sebelumnya, seorang petugas Puskesmas Jagakarsa berinisial AR tewas setelah dipukul besi di Tanah Baru, Beji, Kota Depok. Pelaku Ahmad Muhammad tega membunuh korban karena kesal lantaran tanah yang dijual ke korban tidak kunjung dibayar.

“Pelaku ini merupakan buruh harian lepas ya, tukang, dulu sempat bekerja di tempat korban,” kata Kasat Reskrim Polresta Depok AKBP Yogen Heroes Baruno di Depok, Selasa (7/3/2023).

Yogen mengatakan tersangka AR membunuh korban karena kesal lantaran korban tidak kunjung membayar sebidang tanah yang dia jual. Sertifikat tanah sudah diserahkan kepada korban.

“Kemudian (pelaku) memberikan sertifikat kepada korban dan dijanjikan akan diberikan uang sejumlah Rp 300 juta dan DP-nya akan bisa diambil besok tanggal 28 Februari,” kata Yogen. (d.c/Lisa)