Atap Rumah Warga di Sukabumi Terbang Diterjang Puting Beliung

    0
    26
    Advertisement

    Sukabumi, (ToeNTAS.Com),-  Puluhan rumah di dua kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat diterjang angin puting beliung sekitar pukul 17.30 WIB, Jumat (5/5/2017). Kuatnya angin membuat atap rumah warga terbang hingga belasan meter.

    Pantauan detikcom di lokasi, angin puting beliung terjadi di wilayah Kecamatan Caringin dan Kecamatan Cicantayan. Sedikitnya 29 rumah warga terdampak terjangan angin. Hingga saat ini sejumlah warga masih melakukan evakuasi puing atap yang bertebaran di sekitar lokasi kejadian.

    “Di tempat kami ada 4 rumah warga yang terdampak, masing-masing milik Ibu Rika, Bapak Nana, Bapak Dani dan Bapak Aan. Tidak ada korban luka karena atap bukan ambruk tapi dibawa terbang oleh angin,” sebut Indra tokoh pemuda Kecamatan Caringin kepada detikcom di Kampung Nenggeng, Desa Cijengkol, Kecamatan Caringin.

    Menurut Indra saat ini sejumlah pemuda sudah dikerahkan untuk membantu warga yang terdampak. “Kami sudah berkoordinasi dengan aparat desa dan kecamatan terkait peristiwa ini,” imbuhnya.

    Angin puting beliung juga menerjang 25 rumah warga di Kampung Selakopi, Desa Lembur Sawah, Kecamatan Cicantayan. Dari jumlah itu 2 rumah di antaranya mengalami kerusakan berat, seluruh penghuni rumah selamat meski saat kejadian mereka sedang berada di dalam rumah.

    “Suaranya keras kayak bunyi tabrakan, saya ngeliat ke jendela anginnya berwarna hitam dan berputar. Saat itu kami sedang berkumpul di dalam rumah, suami melarang jangan keluar. Kita takbir aja di dalam rumah, tau-tau sebagian genting terangkat dan terbang terbawa angin,” kata Iis Nurlaela (55) salah seorang pemilik rumah.

    Di tempat yang sama, Sofyan Ansori Kepala Seksi Pemerintahan Desa Lembur Sawah menyebut ada 25 rumah yang terdampak puting beliung. Sofyan mengaku mendapat informasi ada warganya yang tertimpa reruntuhan.

    “Kami masih melakukan pendataan dan bantuan evakuasi puing rumah warga, karena dua rumah nyaris rata dengan tanah. Informasi yang saya terima ada warga bernama Marpudin yang terkena reruntuhan, nanti jelasnya akan kami cek lebih dulu,” ungkap Sofyan.

    Rencananya pihak desa akan secepatnya mengajukan dana kedaruratan dari BPBD untuk merenovasi rumah warga yang mengalami kerusakan akibat puting beliung. “Secepatnya data akan kita berikan agar penanganan rumah-rumah warga yang rusak bisa secepatnya ditangani,” tutupnya. (rob/ss).-

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here