3 Penumpang KRL Jakarta-Bogor Positif Corona, Bima Arya: Sudah Diprediksi

0
211
Walkot Bogor Bima Arya
Walkot Bogor Bima Arya
Advertisement

Bogor, ToeNTAS.com,- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan ada 3 penumpang KRL Bogor-Jakarta yang positif terinfeksi virus Corona(COVID-19). Wali Kota Bogor Bima Arya mengaku sudah memprediksi hal ini.

“Ini yang sudah kita prediksi dan sangat kita khawatirkan. Terbukti bahwa pusat kerumunan seperti stasiun dan pasar adalah pusat penularan COVID melalui orang tanpa gejala,” kata Bima ketika dihubungi, Senin (4/5/2020).

Bima mengungkapkan, dari hasil pelacakan kontak di Kota Bogor, banyak pasien positif COVID-19 yang mengaku pernah menggunakan KRL. Karena itu, pihaknya sudah memprediksi KRL menjadi tempat paling riskan.

“Ini mengkonfirmasi hasil penelusuran pasien positif di Kota Bogor yang sebagian besar mengaku pernah menggunakan layanan kereta atau interaksi di pasar,” ujarnya.

Simak juga video Rapid Test 80.192 Warga Jakarta, 3.056 Positif Corona:

Bima mengatakan 5 kepala daerah Bodebek sudah meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengevaluasi kebijakan KRL ini. Namun sayangnya masih banyak faktor yang dipertimbangkan untuk menyetujui usulan para kepala daerah itu.

“Saya kira harus ada perubahan kebijakan. Paling ideal tutup sementara. Kalaupun tidak, jalan tengahnya adalah penguatan sistem dan penambahan personel dari PT KAI agar gerbong dan stasiun betul betul bisa dipastikan jaga jarak,” ucapnya.

Bima pun meminta ada peningkatan koordinasi antara Gubernur DKI Jakarta dan Kemenhub sehingga ke depannya KRL tak menjadi tempat penyebaran virus Corona.

“Protokol kesehatan dan jaga harus sesuai ketentuan dalam PSBB. Kapasitas per gerbong juga dibatasi dan antrian di stasiun harus bisa dikendalikan. Tapi setelah puasa ini memang ada trend perubahan peak hour-nya, yang membuat semua ingin pulang di jam yang sama dan mengejar waktu buka,” tutur Bima.

“Mungkin nanti ini yang harus dibahas bersama bagaimana mengatur off peak dan headway kereta supaya tidak terjadi penumpukan, tetap jaga jarak, di samping screening di stasiun juga diperketat,” lanjutnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan hasil swab test penumpang KRL. Ditemukan tiga orang penumpang positif virus Corona.

“Tiga positif COVID dari 325 penumpang KRL Bogor-Jakarta yang kami sampling dengan test swab PCR,” ucap RK dalam akun Twitter resmi seperti dilihat wartawan, Minggu (3/5). (det.c/f)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here