Jumlah Kematian Covid-19 Naik 18 Persen dalam Sepekan

0
171
Kematian akibat covid-19 naik 18 per
Kematian akibat covid-19 naik 18 per
Advertisement

ToeNTAS.com,- Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan jumlah kematian akibat Covid-19 secara nasional naik hingga 18 persen dalam sepekan.

Dilansir dari cnnindonesia, Berdasarkan data Satgas, akumulasi jumlah kematian dalam waktu satu minggu pada pekan lalu (12-18 Oktober) berjumlah 665 kasus. Kemudian pada pekan ini (19-26 Oktober) jumlahnya bertambah 785 kasus.

“Secara nasional, jumlah kematian pada pekan terakhir mengalami kenaikan 18 persen dibandingkan pekan sebelumnya, perlu perhatian khusus pada beberapa provinsi yang berada di lima besar angka kematian,” kata Wiku dalam konferensi pers ‘Perkembangan Penanganan dan Launching Monitoring Perubahan Perilaku’ di YouTube BNPB, Selasa (27/10).

Adapun 5 provinsi dengan catatan selisih jumlah kematian terbesar dalam dua pekan, yakni Jawa Barat naik 89 kasus, Sumatera Barat naik 22 kasus, Jawa Tengah naik 16 kasus, Kepulauan Riau naik 10 kasus, dan Nusa Tenggara Barat naik 7 kasus.

Sementara Provinsi Banten, Aceh, DKI Jakarta, dan Sumatera Utara yang sebelumnya berada pada kategori 5 daerah dengan kenaikan tertinggi, berhasil menekan angka kematiannya pada pekan ini.

Namun Wiku mengatakan Provinsi Jawa Tengah perlu menjadi perhatian karena telah dua pekan berturut-turut berada di kategori 5 daerah dengan kenaikan kematian terbanyak.

“Untuk Jawa Tengah masih bertahan pada penambahan kematian tertinggi seperti pekan sebelumnya. Perlu perhatian khusus pada daerah di provinsi ini, jangan berlomba untuk berada di posisi ini karena ini bukan prestasi,” tutur Wiku.

Jika dilihat berdasarkan persentase, Provinsi Jawa Timur berada di posisi pertama dengan kasus kematian tertinggi. Persentasenya sebesar 7,24 persen, lalu NTB 5,64 persen, Sumatera Selatan 5,47 persen, Jawa Tengah 5,44 persen, dan Bengkulu 5,02 persen.

Jumlah sembuh juga disebut ikut menurun hingga 6,4 persen pada pekan ini. Jumlah kesembuhan pada pekan lalu sebanyak 30.360 kasus, kemudian turun pada pekan ini sebesar 28.430 kasus.

“Meski jumlah kesembuhan terus mengalami perbaikan, namun jumlah kesembuhan pada pekan ini mengalami perlambatan 6,4 persen dari pekan sebelumnya, dan ini bukan kabar baik, seharusnya jumlah kesembuhan harus terus kita jaga agar terus bertambah,” ucapnya.

Namun demikian, ada 5 provinsi yang mencatat selisih angka sembuh yang bertambah dalam dua pekan terakhir, di antaranya Riau yang bertambah 1.894 kasus, Sumatera Barat 587 kasus, Sulawesi Tenggara 542 kasus, Sumatera Selatan 127 kasus, dan Jambi 81 kasus.

Sementara kasus positif covid-19 secara mingguan turun hingga 4,5 persen dibanding pekan sebelumnya. Tercatat jumlah kasus positif pada pekan lalu sebesar 28.539 kasus, kemudian turun pada pekan ini 27.524 kasus.

“Minggu ini terliat perkembangan kasus covid-19 cenderung menurun pada minggu sebelumnya, ini adalah perkembangan ke arah yang lebih baik,” ucapnya.

Provinsi Sumatera Barat, Sulawesi Tenggara, dan Nusa Tenggara Barat yang sebelumnya tercatat dalam 5 provinsi dengan selisih kasus tertinggi, pada minggu ini dapat menekan angka kasusnya.

Namun Satgas tetap mencatat selisih kenaikan kasus yang tinggi pada minggu ini, yakni Jawa Barat naik 627 kasus, Banten 345 kasus, Kepulauan Riau 238 kasus, Riau 234 kasus, dan Jawa Tengah 184 kasus.

Sementara itu, kasus positif covid-19 per hari ini, Selasa (27/10) tercatat bertambah 3.520 kasus, sehingga jumlah kasus positif sebanyak 396.454 kasus. Dari angka itu, 322.248 sembuh, dan 13.512 meninggal dunia. (dina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here