Kasus Harian Positif Corona di DKI Mulai Naik, Ini Penjelasan Dinkes

0
59
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti
Advertisement

Jakarta – Pemprov DKI mencatat ada peningkatan jumlah kasus positif COVID-19 harian. Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti menuturkan hal itu dampak dari upaya penemuan kasus atau active case finding (ACF).

“Kami secara aktif melakukan skrining PCR di lokasi berisiko tinggi, yaitu RT zona merah/oranye/kuning, pada populasi tertutup (closed population) di daerah transmisi kasus tinggi zona RT tersebut, seperti di sekolah, panti asuhan, perkantoran, asrama, mal, dan lain-lain,” kata Widyastuti dalam keterangannya, Kamis (14/10/2021).

Widyastuti juga menjelaskan rasio tracing juga ditingkatkan. Per 12 Oktober, misalnya rasio tracing di Jakarta sebesar 12,63.

Itu artinya, Dinkes DKI melakukan tes PCR kepada 13-14 orang yang memiliki kontak erat bersama satu kasus positif. Meskipun terjadi peningkatan kasus di Jakarta, Dinkes menegaskan angka kematian tetap melandai.

“Meskipun ada sedikit peningkatan kasus di Jakarta, tapi perlu saya garis bawahi di sini bahwa angka kematian tetap rendah. Pada tanggal 13 Oktober, 0 kematian. Lalu, tanggal 12 Oktober, 1 kematian. Vaksinasi dan deteksi dini cukup berperan dalam menekan angka kematian,” ucapnya.

Terakhir, Widyastuti melaporkan cakupan vaksinasi COVID-19 khusus warga KTP DKI Jakarta per 13 Oktober 2021 untuk dosis 1 sebanyak 6.985.464 dan dosis 2 sebanyak 5.400.282. Sedangkan tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di 140 RS rujukan COVID-19 DKI Jakarta sebesar 7% untuk tempat tidur isolasi dan 19% untuk tempat tidur ICU.

“Untuk seluruh masyarakat yang beraktivitas di Jakarta, kami imbau agar tetap waspada, terapkan protokol kesehatan dengan benar, dan tentunya lakukan vaksinasi. Mari segera vaksinasi lengkap 2 kali bagi semua warga usia 12 tahun ke atas. DKI Jakarta siap membantu memvaksin dosis 1 dan dosis 2 untuk KTP seluruh Indonesia tanpa perlu membawa surat keterangan domisili. Vaksinasi terbukti efektif mencegah perawatan rumah sakit dan meninggal akibat COVID-19. Semoga DKI Jakarta bisa mengendalikan pandemi ini dan kasus positif nantinya dapat terus turun,” imbuhnya.

Merujuk situs corona.jakarta.go.id, penambahan kasus positif COVID-19 pada Rabu (13/10) lalu sebesar 278 kasus. Sedangkan pada Rabu pekan sebelumnya (6/10), dilaporkan tambahan 203 kasus positif. Berikut ini data penambahan kasus positif COVID-19 sepekan terakhir:

7 Oktober: 149 kasus
8 Oktober: 150 kasus
9 Oktober: 100 kasus
10 Oktober: 140 kasus
11 Oktober: 41 kasus
12 Oktober: 143 kasus
13 Oktober: 278 kasus

(Joni/det.c)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here