3 Perkembangan Terbaru Kasus Kematian Satu Keluarga di Perumahan Citra Garden Kalideres

Jam : 21:11 | oleh -37 Dilihat
Kematian Satu Keluarga di Perum Citra Garden Kalideres
Kematian Satu Keluarga di Perum Citra Garden Kalideres

Jakarta, ToeNTAS.com, – Warga Kalideres dikejutkan dengan penemuan jasad satu keluarga di perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat. Keempat jasad yang ditemukan di dalam rumahnya itu adalah seorang bapak berinisial RG (71), anak berinisial DF (42), ibu berinisial KM (66), dan paman berinisial BG (68). Berikut 3 perkembangan terbaru kasus kematian satu keluarga di perumahan Citra Garden, Kalideres Jakarta Barat.

1. Ditemukan bedak bayi dan kapur barus di sekitar mayat di Citra Garden

Polisi ungkap temuan kapur barus di sekitar mayat satu keluarga di Kalideres, Minggu (13/11/2022). Kapolsek Metro Kalideres, AKP Syafri Wasdar. Kapolsek Metro Kalideres, AKP Syafri Wasdar mengatakan bahwa pihak kepolisian mendapatkan adanya bedak bayi dan kapur barus pada sekitar jasad yang ditemukan di Perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat pada Kamis (10/11/2022).

Menurutnya, usai pemeriksaan tim Forensik kapur baru dan bedak bayi itu ditujukan untuk menghilangkan bau pada jasad yang tewas terlebih dahulu.

“Itu ditemukan ada beberapa bekas bedak bayi dan kapur barus, menurut dokter itu untuk menghilangkan bau,” ungkapnya. Seperti diketahui, hingga kini temuan jasad satu keluarga di kawasan Perumahan Elit Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat masih menyisakan teka-teki dalam kematiannya.  

Pasalnya, pihak Dokter Forensik Polri sempat menyebutkan jika jasad satu keluarga terus tewas tidak dalam waktu yang bersamaan. “Jadi itu dari bapaknya, ibunya, iparnya semuanya di waktu berbeda meninggalnya, sehingga pembusukannya masing-masing berbeda-beda,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pasma Royce, Jumat (11/11/2022).

Sementara itu, pihak Dokter Forensik Polri masih melakukan pendalaman pada jasad satu keluarga tersebut guna mengungkap teka-teki kematiannya. Hasil sementara didapati bahwa organ lambung pada keempat jasad tersebut tak memiliki asupan makanan.

2. Wali Kota Jakarta Barat sambangi lokasi kejadian

Wali Kota Jakarta Barat (Jakbar), Yani Wahyu Purwoko menyambangi lokasi satu keluarga yang tewas di kediamannya kawasan Perumahan Elit Citra Garden Sabtu (12/11/2022). Yani memberikan keterangan terkait dugaan kelaparan yang menyebabkan tewasnya satu keluarga tersebut. Menurutnya, dugaan kelaparan bukan penyebab kematian satu keluarga itu mengingat kediaman yang terletak di perumahan elit Kalideres. 

“Tapi bukan berarti yang bersangkutan tidak memiliki pangan. Karena tetangganya jualan dan rumahnya juga kita lihat seperti ini ya,” katanya kepada awak media di lokasi, Jakarta, Sabtu (12/11/2022). Yani menuturkan dugaan tersebut muncul di publik usai pihak Dokter Forensik Polri mendapatkan adanya lambung yang sudah tak memiliki zat makan saat otopsi berlangsung. 

“Terkait dengan adanya statement seperti itu tentu perlu kita luruskan ya. Kita ini jangan sampai terjebak oleh diksi tentang kelaparan ya. Memang hasil pemeriksaan oleh dokter di laboratorium autopsi itu kan memeriksa dalam rangka untuk mengetahui dengan jelas dengan terang apa yang menjadi sebabnya, kan gitu,” kata Yani.

“Bukan hanya dilihat dari sisi sari-sari makanan dan sebagainya tidak, tapi dilihat zat-zat apa saja yang ada di dalam kandungan, itu kan. Memang tidak ada ditemukan sari-sari makanan seperti itu. Oleh karena itu, itu adalah hasil pemeriksaan dokter,” sambungnya.

Sementara itu, Yani mengakui bahwa tak ditemukannya bahan makanan maupun air yang ada di kediaman tersebut oleh pihak kepolisian. Kendati demikian, pihaknya membantah penyebab utama kematian satu keluarga tersebut akibat kelaparan.

3. Muncul dugaan kematian bukan karena kelaparan

Dugaan Motif Kematian Keluarga Di Citra Garden Bukan Kelaparan, Ada Penghilang Bau Di Sekitar Mayat Muncul anggapan publik bahwa keempat jasad tersebut diduga tewas karena kelaparan setelah tim forensik mengatakan korban meninggal dalam keadaan perut kosong. 

“Kemarin disampaikan sisa atau bekas makanan itu keterangan sementara tapi belum tentu menjadi penyebab kematian. Menurut dokter bahwa jenazah yang dilakukan pemeriksaan dalam keadaan begitu memang tidak ada masuk makanan dua hari atau lebih,” Kombes Pasma Royce. Jasad 1 keluarga di Perum Citra Garden di Evakuasi. (Tim tvOne) 4 orang yang tewas tersebut, yakni seorang bapak berinisial RG (71), anak berinisial DF (42), ibu berinisial KM (66), dan paman berinisial BG (68). Namun, kepolisian mendapati beberapa temuan yang menjadi teka-teki dari kematian keluarga ini.

Terlebih sebelumnya, Kapolsek Metro Kalideres, AKP Syafri Wasdar mengatakan bahwa pihak kepolisian mendapatkan adanya bedak bayi dan kapur barus pada sekitar jasad yang ditemukan di Perumahan Citra Garden tersebut. (tvone/wara).