Nasib Blok M dan Ratu Plaza Sepi Pengunjung, APPBI DKI: Mayoritas Mal di Jakarta Sebetulnya Sudah Mulai Pulih

Jam : 08:43 | oleh -94 Dilihat
Wajah Muram Blok M Mal yang Kian Sepi
Wajah Muram Blok M Mal yang Kian Sepi

JAKARTA, ToeNTAS.COM, – Nasib sejumlah mal di Ibu Kota nyaris tumbang. Pengunjung semakin jarang datang dan pedagang pun satu per satu menghilang. Salah satunya adalah Mal Blok M yang terletak di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Mal yang berjaya pada era 1990-an sampai 2000-an itu tak lagi menjadi pilihan masyarakat. Mal Ratu Plaza juga pelan-pelan terlupakan seiring tumbuhnya mal-mal baru di ibu kota. Padahal, mal ini merupakan salah satu mal tertua di Jakarta setelah Mal Sarinah.

Asosiasi Persatuan Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI Jakarta Mualim Wijoyo tak menampik banyak pusat belanja yang anjlok akibat pandemi Covid-19. Namun, kata dia, kondisi itu perlahan membaik.

“Berkenaan dengan okupansi dan perkembangan mal di DKI pada umumnya mengalami peningkatan baik pengunjung maupun toko atau tenant buka dari masa pandemi,” tutur Mualim kepada Kompas.com, dikutip Jumat (25/11/2022).

Mualim menjelaskan, penurunan jumlah pengunjung mal memang terjadi sejak pandemi. Namun, kata dia, saat ini rata-rata okupansi mal 85 persen atau mengalami penurunan akibat pandemi rata-rata 15 persen.

Sedangkan pengunjung secara signifikan telah naik menjadi rata-rata 80 persen dari masa pandemi. Hal ini, kata Mualim, terjadi seiring dengan mulai menggeliatnya perekonomian pasca pandemi khususnya di pusat perbelanjaan. Kendati demikian, Mualim belum bisa memastikan penyebab kondisi Blok M dan Ratu Plaza yang semakin ditinggalkan pengunjung. “Untuk dua mal tersebut, kebetulan bukan anggota APPBI DKI,” kata dia menambahkan.

Beberapa waktu lalu, sempat menyambangi Blok M. Satu per satu pedagang mundur dan menutup usahanya, hanya tiga kios yang masih bertahan di sana. Adapun jumlah kios yang tutup alias gulung tikar di Ratu Plaza saat ini jumlahnya jauh lebih banyak dibandingkan yang masih beroperasi. Bahkan, suasana di lantai 3 dan 5 mal tampak kosong melompong. Tak ada satu pun toko yang beroperasi.(kompas.c/wara)