Tabrakan Maut Mobil Satpol PP hingga Ojol Jatuh dari Flyover Jakut

Jam : 07:28 | oleh -570 Dilihat
Ilustrasi tabrakan
Ilustrasi tabrakan

Jakarta, ToeNTAS.com,- Mobil dinas Satpol PP Jakarta Utara menabrak pemotor di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kecelakaan tersebut menewaskan dua orang.

Insiden kecelakaan terjadi pada Jumat (24/11/2023) sekitar pukul 11.00 WIB. Kecelakaan terjadi tepatnya di flyover Sunter, Jalan Yos Sudarso, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Mobil Satpol PP menabrak dua pemotor di atas flyover tersebut. Hingga salah satu korban terpental jatuh ke bawah flyover dan meninggal dunia.

Awal Mula Kecelakaan
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Utara Kompol Edy Purwanto menjelaskan peristiwa tersebut berawal ketika mobil Satpol PP melaju dari arah selatan menuju utara di Jalan Yos Sudarso. Di depannya ada motor yang berjalan searah.

Sesampai di lokasi kejadian, mobil Satpol PP tersebut oleng ke kiri dan ke kanan. Selanjutnya mobil tersebut menabrak dua pemotor yang melaju searah di depannya.

“Mendahului dari kanan, kemudian oleng ke kanan dan ke kiri, menabrak kendaraan sepeda motor pengendara saudara T dan kendaraan sepeda motor pengendara ZA yang melaju searah di depan kirinya,” kata Edy saat dihubungi, Jumat (24/11/2023).

Ojol Terpental hingga Tewas
Pemotor berinisial T yang diketahui merupakan ojek online (ojol) terpental ke bawah flyover akibat tertabrak mobil Satpol PP. Mobil Satpol PP juga menabrak pemotor lain yang berinisial ZA.

Ojol dan Satpol PP Tewas
Akibat tabrakan itu, pengemudi ojol meninggal di lokasi kejadian. Selain itu, satu orang petugas Satpol PP juga meninggal akibat kecelakaan tersebut.

“Akibat dari kecelakaan lalu lintas tersebut, pengendara sepeda motor saudara T meninggal dunia di TKP,” katanya.

Korban meninggal dari Satapol PP yakni Bambang Kuswandi, anggota Satpol PP Kecamatan Cilincing. Meninggalnya Bambang ini disampaikan Satpol PP DKI Jakarta melalui akun Instagram @satpolpp.dki.

Selain itu, empat orang petugas Satpol PP lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dan dibawa ke RS Koja. Keempat korban luka yakni UP, AK, S, dan GS.

Penyebab Kecelakaan
Belum diketahui pasti apa penyebab kecelakaan tersebut. Namun, sopir mobil Satpol PP mengaku dirinya panik saat menyalip kendaraan berujung banting setir dan menabrak pemotor.

“Info sementara yang kami dapat karena mau menyalip kendaraan tiba-tiba panik dan membanting setir sehingga kendaraan oleng,” kata Edy.

Sopir Satpol PP Diamankan
Polisi turun tangan melakukan evakuasi dan olah TKP di lokasi kejadian pada Jumat (24/11) kemarin. Sopir mobil Satpol PP berinisial AH diamankan polisi.

“Kami amankan ke unit laka Satlantas,” kata Kasat Lantas Polres Metro Jakut Kompol Edy Purwanto saat dimintai konfirmasi Jumat (24/11/2023).

Polisi masih mendalami penyebab kecelakaan tersebut. Dari informasi yang tersebar, mobil Satpol PP mengalami rem blong, akan tetapi hal ini masih diselidiki pihak kepolisian.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan,” imbuh Edy.

Satpol PP DKI Siap Tanggung Jawab
Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin menyampikan dukacita atas peristiwa kecelakaan maut tersebut. Arifin menyatakan pihaknya bertanggung jawab atas kecelakaan yang menewaskan 2 orang tersebut.

“Saya atas nama pribadi dan seluruh petugas Satpol PP Provinsi DKI Jakarta sangat prihatin dan berduka atas musibah lakalantas yang menyebabkan dua orang meninggal dunia,” kata Arifin dalam keterangan tertulis, Jumat (24/11/2023).

Arifin memastikan pihaknya bertanggung jawab penuh. Pihaknya akan meng-cover pengobatan korban hingga uang kedukaan korban meninggal.

“Kami juga akan bertanggungjawab penuh dengan membantu semua proses pemakaman, memberikan bantuan uang duka dan bertanggung jawab terhadap seluruh pengobatan para korban. Hal tersebut juga telah kami sampaikan langsung kepada keluarga korban,” jelasnya.

Arifin mengatakan saat ini polisi sedang menyelidiki kasus lakalantas tersebut. Ia meminta agar publik dapat menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian.

“Unit laka Satlantas Polres Metro Jakara Utara tengah melakukan pemeriksaan kepada pengemudi. Sehingga, kami (Satpol PP) akan taat hukum dan mengikuti seluruh proses penyelidikan dari pihak kepolisian atas musibah kecelakaan ini,” jelasnya. (d.c/Rita)