Kisah Ibu Terkena Pohon Tumbang Saat Selamatkan Anak di Tebet Eco Park

Jam : 07:59 | oleh -69 Dilihat
Pohon besar yang tumbang hingga timpa pengunjung Tebet Eco Park
Pohon besar yang tumbang hingga timpa pengunjung Tebet Eco Park

Jakarta, ToeNTAS.com,- Kasih ibu sepanjang hayat. Kalimat itu tepat menggambarkan aksi heroik dari wanita berinisial NA (29). Ibu muda itu rela mengorbankan badannya tertimpa pohon tumbang di Tebet Eco Park, Jakarta Selatan, demi menyelamatkan anaknya.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (24/5). Korban dan anaknya diketahui datang ke Tebet Eco Park untuk menghabiskan waktu libur panjang di pekan ini.

Momen yang seharusnya terasa hangat bagi keduanya itu justru berakhir tragis bagi NA. Ibu muda itu tertimpa pohon besar yang tumbang di lokasi.

Tertimpa Pohon saat Coba Selamatkan Anak
Kapolsek Tebet Kompol Murodih mengatakan korban dan anaknya datang ke Tebet Eco Park sekitar pukul 11.30 WIB. Sekitar pukul 13.00 WIB seorang saksi di lokasi berteriak lantaran melihat pohon tumbang. Posisi pohon yang akan tumbang itu ternyata berada di dekat anak korban.

Korban lalu berlari menuju posisi anaknya tersebut. Aksi heroik itu berhasil menyelamatkan nyawa anaknya, tapi membuat tubuh korban tertimpa pohon tumbang.

“Posisi (korban) tengkurap dan tidak sadarkan diri,” kata Murodih, Sabtu (25/5/2024).

Beruntung nyawa korban masih selamat. Saat ini ibu muda tersebut masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

“Kondisi korban saat ini dalam keadaan sadar dan sudah dapat komunikasi juga mendapat penanganan dari pihak RS Tebet. Kondisi korban hingga saat ini masih di rawat dan mengalami luka dalam pada bagian bahu kanan, kaki bagian kanan, pinggang belakang bagian kiri,” imbuhnya.

Evaluasi Pemprov Usai Pohon Tumbang Timpa Warga di Tebet Eco Park
Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Bayu Meghantara mengatakan pihaknya akan mengecek kondisi kesehatan pohon secara reguler. Hal itu dilakukan buntut kejadian pohon tumbang yang menimpa warga di Tebet Eco Park, Jakarta Selatan.

“Kami akan melakukan pengecekan kondisi kesehatan pohon secara regular, khususnya pohon tua dan rawan tumbang. Selain itu, pemangkasan rutin juga dilakukan oleh petugas Dinas maupun Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota,” kata Bayu saat dihubungi Wartawan, Sabtu (25/5).

Dari kejadian itu, Bayu menghimbau warga yang sedang berada di Tebet Eco Park ataupun ruang terbuka hijau lainnya agar melaporkan kepada petugas jika menemukan pohon yang rawan tumbang.

“Selain itu, kami juga mengimbau masyarakat agar melaporkan kepada petugas Dinas Pertamanan dan Hutan Kota melalui aplikasi JAKI apabila menemukan pohon yang rawan tumbang,” ungkapnya.

Sementara itu, Bayu mengungkapkan, pada saat kejadian, korban masih dalam kondisi sadar. Saat ini pihaknya masih menunggu hasil dari petugas medis.

Warga Keluhkan Fasilitas di Tebet Eco Park Mulai Rusak
Tebet Eco Park menjadi pilihan warga Jakarta dan sekitarnya menghabiskan waktu akhir pekan karena akses masuknya tidak dipungut biaya alias gratis. Meski begitu, sebagian warga mengeluhkan soal fasilitas ruang terbuka hijau (RTH) itu yang mulai rusak.

Salah satu warga, Mala (30), mengaku sering berlibur ke Tebet Eco Park bersama anak-anaknya. Ia pun bercerita, sebelumnya, fasilitas RTH di kawasan Tebet itu masih baik, tidak seperti sekarang.

“Kalau dibandingkan sama awal buka, ya pasti banyak perubahan ya. Dulu awal kan masih tertata rapi semuanya, bersihin-lah gitu. Kalau sekarang mulai banyak yang rusak ya,” kata Mala saat ditemui detikcom di Tebet Eco Park, Jakarta Selatan, Sabtu (25/5).

Mala mengungkapkan kekhawatiran pada anak-anaknya jika bermain sendiri. Dari situ, ia lebih ekstra dalam menjaga anak-anaknya.

“Tadi saya lewat jembatan kayu, ada beberapa yang bolong. Kadang ngeri saja kalau anak lari-larian sendiri, kan suka main terobos aja, takut kenapa-napa kan. Jadi harus ekstra jagain-nya,” ujarnya.

“Tadi ada jembatan yang goyang itu juga ditutup ya. Nggak tahu kenapa mungkin rusak. Terus tempat wahana lainnya juga lama-lama agak kotor ya, kaya ini pasir mainan juga kotor,” sambungnya.

Berkaca dari kejadian pohon tumbang yang menimpa salah satu warga di lokasi itu, Mala berharap agar pemerintah dapat memperbaikinya fasilitas dan melakukan pengecekan berkala.

“Ya harusnya pengelola tahu pohon mana yang harus dipangkas, mana yang harus diperbaiki secara berkala, gitu. Kan ini fasilitas umum yang sering dikunjungi warga. Kalau terjadi apa-apa kan, ngenes juga jadinya. Niat liburan malah jadi petaka,” kata Mala.

Senada dengan Mala, Irma (26) mengeluhkan soal beberapa fasilitas yang ada di Tebet Eco Park. Irma yang sering berolahraga di situ mengaku ada beberapa kayu jembatan yang mulai bolong.

“Sejauh ini masih oke sih, ada toiletnya, keamanan juga. Mungkin beberapa sih kayak jalan jembatan kayu itu banyak yang sudah lepas bautnya. Ngeri nyemplung aja sih. Ada yang bolong juga,” ucap Irma.

Soal pohon tumbang yang menimpa warga, Irma berharap pihak pengelola dapat selalu mengecek kelayakan dan usia dari setiap pohon yang ada.

“Ya kayak gitu-gitu harus diperhatikan. Pohon-pohon gede kaya gini juga harus selalu dicek usianya. Tingkat keropos segala macamnya itu. Supaya nggak ada korban lagi,” imbuhnya.

Kondisi Terkini Warga Usai Tertimpa Pohon Tumbang
NA saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit. Ibu muda tersebut mengalami cedera di punggung.

“Korban dalam keadaan sadar dan segera dibawa ke RS oleh petugas Tebet Eco Park setelah kejadian. Korban mengalami cedera punggung dan masih menunggu hasil dari radiolog,” kata Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Bayu Meghantara saat dihubungi Wartawan.

Bayu memastikan Pemprov DKI menanggung biaya pengobatan korban melalui asuransi pohon tumbang.

“Iya via asuransi pohon,” ujarnya. (d.c/Liam)