JAKARTA, ToeNTAS.com,- Seruan aksi unjuk rasa berskala nasional beredar luas di berbagai platform media sosial menjelang peringatan Hari Pahlawan pada 10 November 2026. Konsolidasi massa yang melibatkan aliansi mahasiswa, aktivis, hingga kelompok pekerja tersebut dikabarkan bakal menyasar kawasan Gedung DPR/MPR RI dan Istana Negara.
Seperti dilansir oleh CNN Indonesia, beredarnya seruan aksi ini membawa berbagai isu strategis dan tuntutan publik. Salah satu kelompok massa yang mengonfirmasi rencana aksi adalah ribuan tenaga teknis Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang membawa agenda tuntutan kepastian status dan kesejahteraan kerja. Di saat bersamaan, aliansi mahasiswa dan aktivis 1998 juga menyerukan konsolidasi untuk mengevaluasi dua tahun kinerja pemerintahan serta menuntut transparansi penegakan hukum atas isu-isu nasional terkini.
Menanggapi hal tersebut, pihak kepolisian dan Kementerian Pertahanan mengimbau agar publik tetap tenang dan mencermati kebenaran informasi di media sosial. Aparat memastikan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum tetap dijamin oleh undang-undang, namun mengingatkan seluruh korlap aksi untuk menjaga agar penyampaian aspirasi tetap berjalan aman, tertib, dan tidak terprovokasi oleh aksi perusakan fasilitas umum.
(cnn/anang)








