Bandel Tak Mau Bubar, Pemuda yang Nongkrong di Pasuruan Disemprot Disinfektan

0
105
foto
foto
Advertisement

Pasuruan, ToeNTAS.com,- Upaya mencegah kerumunan masyarakat untuk membatasi penyebaran virus corona juga dilakukan di Pasuruan. Sejumlah pemuda yang ngeyel tidak mematuhi imbauan disemprot disinfektan agar bubar.

Imbauan kepada warga Kota Pasuruan agar tidak berkerumun dilakukan aparat gabungan TNI, Polri Satpol PP hingga Dishub. Plt Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo, Dandim 0819 Pasuruan Letkol Arh H. Burhan Fajari Arfian dan Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander ikut terjun menyerukan warga agar pulang ke rumah masing-masing.

Titik-titik konsentrasi warga didatangi. Antara lain Stadion Untung Suropati di mana terdapat banyak warung dan kafe. Dari kawasan stasiun, petugas bergeser ke Jl. DR. Wahidin, Jl. Sunan Ampel, Jl. Sultan Agung lalu bergeser ke Gor Untung Suropati.

Tengah malam, rombongan petugas melaksakan patroli di dalam pasar Kebunagung Kota Pasuruan. Di atas mobil, Plt Wali Kota, Dandim dan Kapolres terus meminta warga yang berkerumun dan nongkrong di warung serta kafe segera pulang.

Sebagian besar warga sukarela membubarkan diri. Namun tidak sedikit yang bergeming. Di sebuah warung petugas terpaksa mengumpulkan sejumlah pemuda yang bandel dan menyemprotnya dengan disinfektan. Mereka kemudian bubar.

“Sesuai arahan bapak presiden dan maklumat Bapak Kapolri, kami mengambil tindakan tegas namun humanis untuk membubarkan kerumunan warga,” kata Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander.

Tindakan tegas tersebut akan terus dilakukan untuk menyadarkan warga bahwa kerumunan-kerumunan akan memperbesar risiko penularan virus. (det.c/h)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here