Jutaan Rokok Ilegal Kembali Disita Bea Cukai Banten

0
115
Petugas Bea Cukai Banten menyita rokok ilegal tanpa cukai.
Petugas Bea Cukai Banten menyita rokok ilegal tanpa cukai.
Advertisement

Serang, ToeNTAS.com,- Bea Cukai Kantor Wilayah Banten kembali menyita jutaan batang rokok ilegal tanpa cukai. Penyitaan dilakukan di dua tempat yaitu Tangerang Selatan dan Kota Tangerang oleh tim dalam operasi yang bernama ‘Gempur Rokok Ilegal’ yang dilakukan bagian penindakan.

Kakanwil Dirjen Bea Cukai Banten Aflah Farobi dalam keterangan menjelaskan total yang disita pihaknya sebanyak 1,7 juta lebih batang rokok. Nilainya setara Rp 1,7 miliar dengan potensi kerugian negara hampir Rp 818,6 juta.

Dilansir dari detik.com, Pengungkapan ini berlangsung saat Tim Penindakan dan Penyidikan mendapat informasi kiriman rokok ilegal menuju Sumatera, Senin (21/9). Tim kemudian menghentikan dan memeriksa truk di rest area Km 13,5 Tol Tangerang Merak, Karang Tengah. Di sana, rupanya terdapat rokok tanpa cukai dari Jawa Timur tujuan Lampung.

“Di situ diamankan 746 ribu batak rokok ilegal tanpa pita cukai dengan berbagai merk seperti Veloz Bold, Revil, Maxi Black, dan Sakura,” kata Aflah dalam keterangan tertulis, Sabtu (26/9/2020).

Dari pengungkapan ini, dia menambahkan, pihaknya mengamankan sopir pengangkut, inisial SOL dan PW, untuk penyelidikan lebih lanjut.
Tidak berhenti di situ, pada Rabu (23/9), informasi pengiriman dari Malang dengan tujuan Jambi dan Batam pun diterima oleh tim.

Pengintaian dilakukan dan saat tiba di rest area Tol Tangerang-Merak Km 42,5, Kabupaten Tangerang, tim menemukan truk diduga pembawa rokok ilegal. Setelah diperiksa, ternyata ada 984 ribu batang rokok ilegal merek Extra Bold, Extra Black dan Extrem. Jenis rokok ini merupakan jenis kretek mesin.

“Seluruh barang bukti rokok tersebut dibawa ke Kantor Wilayah DJBC Banten, sementara sopir inisial ID dimintai keterangan untuk pengembangan kasus,” ujar Aflah.

Para pelaku pengedar rokok ilegal tanpa cukai bisa dijerat Pasal 54 dan atau 56 UU Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai. Ancaman pelaku bisa berupa pidana penjara 1 sampai 5 tahun atau denda sesuai nilai cukai dikalikan dua atau sepuluh kali.(anr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here