Sosok Sambo Bikin Ajudan Ketakutan hingga Ubah-ubah Keterangan

Jam : 10:06 | oleh -21 Dilihat
tangkapan layar sidang Sambo
tangkapan layar sidang Sambo

Jakarta, ToeNTAS.com,- Ajudan Ferdy Sambo bernama Adzan Romer bersaksi di persidangan kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. Ternyata saat menjalani proses pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), keterangan Adzan Romer sempat berubah-ubah sebelum akhirnya BAP itu jadi. Sebabnya, Adzan ketakutan akan Sambo.

Hal ini terungkap di persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi, digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Rabu (9/11/2022).

Jaksa menanyakan penyebab Romer mengubah-ubah keterangan sebelum akhirnya berhasil menyelesaikan pembuatan BAP. Kejujuran sulit terucap saat itu.

“Karena kami awalnya masih takut memberi kejujuran,” jawab Romer.

“Takut sama siapa? Takut Tuhan, takut mati, atau apa?” tanya jaksa.

“Tidak. (Takut) Sama Bapak, Pak,” jawab Romer.

“Bapak siapa?” tanya jaksa lagi.

“Ferdy Sambo,” jawab Romer.

Romer takut karena kesaksiannya berkaitan dengan kematian seseorang, yakni Brigadir Yosua. Romer sendiri sempat menyaksikan suasana pasca-pembunuhan Yosua. Bahkan, dia sempat melihat Ferdy Sambo, bosnya, menjatuhkan pistol.

Lihat Sambo tak sengaja jatuhkan pistol
Ada insiden kecil saat Sambo hendak masuk rumah, sebelum pembunuhan terhadap Brigadir Yosua terjadi. Pistol Sambo sempat terjatuh.

Adzan Romer yang merupakan ajudan Sambo sempat melihat momen itu, yakni di depan rumah dinas Kompleks Polri Duren Tiga. Romer ingin mengambilkan pistol itu tapi kalah cepat dengan Sambo.

Namun Adzan Romer tidak jadi mengambilkan pistol yang terjatuh itu. Soalnya, Sambo lebih cepat mengambil kembai pistol yang terjatuh itu.

Dalam dakwaan jaksa, Sambo disebut sempat mencegah Romer yang hendak mengambilkan senjatanya saat terjatuh. Ternyata kata Romer, sebenarnya Sambo tidak melarangnya mengambil pistol, hanya saja tangannya kalah cepat dengan Sambo.

“Tidak dilarang, yang mulia, cuma keduluan,” jawab Romer atas pertanyaan hakim di persidangan.

Saksikan suasana usai Yosua dibunuh
Begitu mendengar suara tembakan, Adzan Romer langsung masuk ke rumah untuk mencari tahu apa yang terjadi. Dia melihat tubuh Yosua sudah tergeletak.

Romer mengatakan ada Kuat, Ricky, Bharada Richard Eliezer, dan Putri Candrawathi di dalam rumah itu. Dia mengatakan Ferdy Sambo sudah keluar usai suara tembakan mereda.

“Di BAP saudara jelaskan ketika ada tembak-tembakan ketemu di luar sama Ferdy Sambo, saksi masuk ke dalam ketemu Ricky Rizal, Richard, Kuat, di bap dalam kondisi mereka dalam keadaan diam?” tanya jaksa dan diamini Romer.

“Ada gelisah nggak di wajah RR sama Kuat?” tanya jaksa.

“Saya lihat Ricky Rizal diam aja. Saya tanya nggak jawab,” jelas Romer.

“Tidak ada kepanikan?” tanya jaksa lagi dan dijawab ‘iya’ oleh Romer. (d.c/Edwin)