Beredar Rekaman CCTV Diduga Pelaku Tabrak Lari Buang Korban di Depok

Jam : 09:20 | oleh -187 Dilihat
ilustrasi media sosial
ilustrasi media sosial

Depok, ToeNTAS.com,- Kamera CCTV memperlihatkan rekaman diduga pelaku tabrak lari Ellyeven (53) di Depok, beredar di media sosial. Video rekaman CCTV itu memperlihatkan momen ketika pelaku membawa korban naik motor.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Pancoran Mas Kompol Tri Harijadi, tidak membantah maupun membenarkan apakah sosok yang tertangkap kamera CCTV itu betul pelaku tabrak lari. Ia hanya menyatakan bahwa pihaknya telah menyerahkan sejumlah rekaman CCTV kepada tim IT untuk didalami.

“Kalau rekaman CCTV akan dibawa tim IT betul atau tidaknya,” ujar Tri saat dihubungi detikcom, Jumat (17/2/2023).

“DVR-DVR (CCTV) yang berada di sekitar lokasi kita pinjam untuk dibawa ke tim IT,” tambahnya.

Saat ditegaskan kembali apakah sosok dalam rekaman CCTV tersebut betul adalah terduga pelaku, Tri tidak memberikan jawaban pasti.

“Kalau penyidik berdasar scientific investigation, harus betul-betul diteliti via DVR-DVR yang ada,” katanya.

Video tersebut memperlihatkan diduga pelaku membawa korban naik motor. Terduga pelaku memakai jaket warna hitam dan topi.

Pelaku menaiki motor matic dengan nopol B-6xxx-EZS. Di belakang terduga pelaku, terlihat korban juga memakai jaket merah dan berkerudung.

Posisi korban tersandar pada punggung terduga pelaku. Sementara kaki kirinya tampak menjuntai.

Korban Tabrak Lari Dibuang Pelaku

Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Fitri mengonfirmasi adanya kejadian ini. Korban diduga dibuang pelaku tabrak lari yang tidak mau bertanggung jawab.

“Dugaan sementara yang bersangkutan dibuang (oleh) yang menabrak karena tidak mau bertanggung jawab,” kata Fitri saat dihubungi wartawan, Kamis (16/2).

Seorang warga yang mengetahui kejadian ini kemudian menghubungi ketua RT setempat dan Babinsa.

“Setelah warga tahu ada orang dibuang dengan mengendarai motor yang tidak dikenal, warga menghubungi Pak RT 09 Maryadi dan menghubungi Babinsa Sertu Sudiro. Selanjutnya Babinsa menuju TKP setempat,” ungkap Fitri.

Warga kemudian membawa Ellyeven ke RSUD Sawangan. Pada sore hari Ellyeven dinyatakan meninggal dunia.

“Pada pukul 17.49 WIB korban kemudian dibawa oleh Babinsa ke RSUD Sawangan. Namun dokter menyatakan korban telah meninggal dunia,” tuturnya.

Kejadian Kecelakaan di Sawangan
Korban mengalami kecelakaan di Jalan Raya Sawawang, pada Rabu (15/2) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu korban berboncengan dengan temannya yang bernama Herlin terlibat kecelakaan dengan motor pelaku seorang laki-laki.

Pelaku kemudian membawa korban naik motor dan mengaku siap bertanggung jawab. Herlin mengira, pelaku akan membawanya ke klinik terdekat.

“Si penabrak selanjutnya berkata ke H (Herlin), ‘Sudah, Bu, saya bertanggung jawab’,” ujar Fitri.

Tak lama kemudian, si penabrak membawa pergi Ellyeven. Tetapi, bukannya dibawa ke rumah sakit, Ellyeven malah dibuang di dekat kandang ayam.

“Akhirnya korban diboncengin si penabrak, (pelaku) di jalan putar-putar cari tempat sepi dan dibuang di dekat kandang ayam yang sudah tidak operasi di Jl Puring,” ujar Fitri.

Kepada polisi, Herlin mengaku sempat membuntuti pelaku dari belakang, namun ia kehilangan jejak. Hingga kemudian korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di Jalan Puring. (d.c/Lina)