Dugaan Tipu-tipu Investasi Bikin Ketua Hanura DKI Dilaporkan ke Polisi

Jam : 09:14 | oleh -33 Dilihat
ilustrasi
ilustrasi

Jakarta, ToeNTAS.com,- Ketua DPD Hanura DKI Jakarta Jims Charles Kawengian diduga terlibat penipuan investasi. Jims Charles Kawengian dilaporkan ke polisi atas dugaan penipuan tersebut.

Adalah korban seorang wanita bernama Henny Kurniati (28) yang melaporkan Jims Charles Kawengian ke polisi. Henny Kurniati mengaku mengalami kerugian hingga Rp 30 miliar akibat investasi fiktif tersebut.

Laporan Henny Kurniati terregister dengan nomor LP/B/1411/III/2022/SPKT/Polda Metro Jaya, tertanggal 18 Maret 2022 silam. Laporan tersebut kini tengah diusut polisi.

“Betul, (terlapor) Ketua DPD Hanura,” kata Henny saat dikonfirmasi apakah Jims Charles Kawengian yang dilaporkan ini adalah Ketua DPD Hanura DKI Jakarta, Senin (9/5/2022).

Pelapor Ditawari Kerja Sama Investasi Sapi Potong
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan juga mengonfirmasi adanya laporan terhadap Jims Charles Kawengian ini. Dalam laporan di kepolisian, pelapor mengungkap awalnya ditawari kerja sama investasi sapi potong dan dijanjikan keuntungan.

“Menurut keterangan pelapor, terlapor menawarkan kerja sama sapi potong dengan keuntungan yang dijanjikan besarannya bervariasi,” ujar Zulpan.

Pelapor Setor Rp 30 M ke Rekening Terlapor

Menurut pelapor, terlapor menunjukkan purchase order yang membuatnya yakin dan percaya. Pelapor akhirnya mentransfer uang hingga miliaran rupiah secara bertahap melalui rekening terlapor.

“Karena merasa yakin dan percaya, korban menyerahkan uang secara bertahap senilai Rp 30.912.400.000 ke rekening terlapor atas nama Jims Charles Kawengian,” jelas Zulpan.

Pelapor Akhirnya Lapor Polisi
Namun, seiring berjalannya waktu, korban hanya mendapatkan beberapa kali keuntungan dari terlapor. Korban merasa tertipu, sehingga ia melaporkan Jims Charles Kawengian ke Polda Metro Jaya.

“Berjalannya waktu, hanya beberapa kali keuntungan yang diberikan oleh terlapor. Atas kejadian itu, korban merasa dirugikan dan melapor ke Polda Metro Jaya,” jelasnya.

Dalam laporan tersebut, Jims Charles Kawengian dilaporkan atas tuduhan Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP tentang penipuan dan/atau penggelapan. Korban melampirkan sejumlah barang bukti berupa bukti transfer, percakapan, dan purchase order.

“Laporannya saat ini masih diselidiki,” tutur Zulpan.

Redaksi telah mencoba menghubungi pihak Hanura terkait laporan terhadap Jims Charles Kawengian. Namun, hingga berita ini dimuat, pihak Hanura belum memberikan tanggapan.
(det/Indah)