Sedap Menyehatkan, Ini Keunikan Sate Ambal Khas Kebumen

0
171
sate khas kebumen
sate khas kebumen
Advertisement

Jakarta,ToeNTAS.com,-Sate Ambal khas Kebumen populer di Jawa Tengah hingga pulau lain, termasuk Jakarta. Kata ‘Ambal’ diambil dari salah satu kabupaten di Kebumen, yaitu kabupaten Ambal.

Konon, awal mula Sate Ambal muncul ketika saat itu Bupati Ambal menginginkan adanya makanan khas yang sehat dan dibuat dari bahan-bahan yang tersedia di Ambal. Hingga akhirnya terpikirkan untuk membuat sate Ambal dan sate tersebut mulai dikenal sejak tahun 1870.

Sate Ambal dibuat dari daging ayam dengan bumbu unik, yaitu berupa jamur kedelai tanpa campuran kecap. Memang sate Ambal tak sepopuler sate Madura tetapi sekali mencicipi kamu bakal ketagihan gurih enaknya.

Di Jabodetabek bahkan hanya ada satu-satunya penjual Sate Ambal, yaitu milik Doktor. Ir. H. Budiyono, M.Si yang tersebar di beberapa tempat. Salah satu restorannya berada di Dapuraya, Pasaraya Blok M. Hal tersebut dipertahankan agar Sate Ambal dikenal luas sebagai kuliner khas Kebumen.

Oleh karena itu, pengusaha sukses asal Kebumen, Budiyono hingga saat ini masih melestarikan sate khas Kebumen tersebut melalui beberapa restoran dan warung makannya. Bisnis kulinernya dikenal dengan nama Sate Ambal Mas Dhani yang diambil dari nama kedua anaknya.

Kepada detikcom (04/03) Budiyono menjelaskan keunikan dari Sate Ambal yang disebut sebagai makanan sehat. Hal tersebut karena Sate Ambal diproses dan dibumbui dengan cara yang menyehatkan.

“Sate ambal itu sebelum dibakar, direndam dulu dengan 10 jenis rempah. Minimal 2 jam dan maksimal 1 hari untuk membuat bumbunya meresap hingga ke daging. Nah, kemudian sate dibakar tanpa campuran kecap manis, sehingga tidak menimbulkan arang kecap yang dapat menyebabkan kanker,” jelas Budiyono.

Sebanyak sepuluh rempah tersebut terdiri dari bawang merah, bawang putih, lada, ketumbar, kemiri, jahe, garam hingga gula jawa yang dijadikan sebagai pengganti kecap untuk memberikan rasa manis pada sate.

Lebih lanjut, Budiyono juga menjelaskan bahwa Sate Ambal kemudian disajikan dengan bumbu yang terbuat dari tempat atau jamur kedelai. Dipilihnya kedelai selain lebih sehat, kedelai juga merupakan jenis tanaman kacang-kacangan yang tersedia di Ambal.

“Sate Ambal itu pakai daging ayam jantan muda, kalau bisa ayam kampung. Dagingnya juga dipilih yang tidak ada lemak dan kulit, murni daging. Sehingga gak buat kolesterol,” ujar Budiyono.

Satu porsi Sate Ambal dibanderol dengan harga sekitar Rp. 45.000. Namun, Budiyono juga menawarkan secara online di rumahnya yang berada di kawasan Bangka, Jakarta Selatan dengan harga yang jauh lebih murah.

Dalam satu porsi, Sate Ambal tersebut disajikan dengan potongan lontong. Budiyono juga menjelaskan, mengonsumsi Sate Ambal dengan lontong atau ketupat merupakan cara yang sehat.

“Saat proses perebusan, daun yang digunakan untuk membungkus lontong atau ketupat akan meresap gula yang ada pada nasi. Sehingga kandungan gulanya berkurang dan menghindari dari penyakit diabetes,” tutur Budiyono.

Rasanya juga tak kalah lezat dengan sate lainnya. Meskipun tanpa dicelup sausnya rasanya sangat enak, rempah pada satenya sangat terasa kuat. Bercampur antara manis, asin, gurih dan asam. Kemudian, saat dicocol sausnya jauh lebih enak.

Terbukti, restoran Sate Ambal milik Budiyono tersebut juga pernah didatangi oleh tokoh-tokoh penting. Seperti Prabowo, Sarbini hingga tokoh-tokoh penting asal Kebumen, Jawa Tengah. (det.c/n)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here