RM Tabona: Nikmatnya Kari Ayam dan Daging Lembu Legendaris

0
102
foto
foto
Advertisement

Medan, ToeNTAS.com,- Kari Medan harus dicicipi saat ke kota Melayu Deli. Di rumah makan legendaris ini, kari Medan dipadukan daging sapi empuk dan ayam kampung gurih.

Jalan-jalan ke Medan tak usah khawatir kelaparan karena ada banyak makanan enak untuk puaskan selera. Selain soto udang, hidangan berkuah lain yang wajib dicicipi saat ke Medan adalah kari Medan atau sering disebut kari bihun karena memakai bihun sebagai pelengkap.

Hidangan ini merupakan pengaruh dari kuliner India. Pemakaian banyak rempah membuat aroma dan rasa kari Medan konon lebih ‘nendang’. Penasaran dengan kelezatannya, kami menyambangi RM Tabona di Jalan Mangkubumi yang terkenal sebagai tempat makan kari Medan legendaris.

Datang di jam makan siang, rumah makan di siku jalan ini dipadati pengunjung. Spanduk besar jadi penandanya. Menu di sini hanya ada dua yaitu kari ayam/sapi dan mie pangsit. Untuk kari, bisa pilih campur daging sapi, kikil, babat, dan ayam kampung. Pelengkapnya nasi putih atau bihun.

Semua kari dijual Rp 45.000 per porsi. Kami tak melewatkan menu favorit yaitu kari daging sapi campur ayam kampung dengan bihun. Wah, porsi kari Medan ini lumayan besar!

Kuahnya yang oranye kemerahan menebar aroma gurih dan wangi rempah yang sedap. Nampak potongan daging sapi berwarna cokelat gelap berseling dengan tulang-tulang ayam kampung yang besar, potongan kentang rebus, dan bihun.

Slurpp! Karinya terasa gurih namun tidak berlebihan. Gurihnya santan alami, bukan karena tambahan penyedap rasa. Meski terlihat sangat pekat, kari ternyata tidak meninggalkan jejak minyak di mulut dan tenggorokan.

Pemakaian banyak rempah jadi kunci kelezatan kari. Ada hampir 10 macam rempah yang dipakai termasuk kunyit dan kapulaga. Rempah lalu dicampur kaldu tulang ayam kampung dan santan sebagai bahan pembuatannya. Santan yang dipakai harus yang segar.

Kari makin enak diseruput dengan bihun yang kenyal lembut. Bihunnya berbeda dari bihun biasa di Jakarta. Diambil khusus dari Siantar dengan ukuran lebih besar, namun kelembutan dan kekenyalannya sangat pas.

Tertarik menjajal isian kari, kami langsung mengincar daging sapi. Sesuai dugaan, tekstur daging ini sangat empuk. Hampir tidak ada perlawanan di mulut saat kami menggigitnya. Rasanya dagingnya kuat karena berasal dari bagian shank atau betis sapi yang masih ada ototnya.

Ayam kampung tak kalah enak. Meski tulangnya besar-besar, tekstur dagingnya sangat lembut. RM Tabona hanya menggunakan ayam pejantan untuk isian kari. Usianya juga tidak boleh terlalu tua supaya tetap empuk. Ini bisa dikenali dari tulang ujung bagian paha yang harus masih empuk saat ditekan.

Puas makan kari, ada beragam cold-pressed juice yang ditawarkan rumah makan. Pilihan lain adalah air kelapa muda yang manis segar dan disajikan dalam batok utuh.

Kepada wartawan (27/2), Agus Chandra selaku pemilik RM Tabona bercerita tentang rumah makan kari Medan ini. Ia adalah generasi ketiga yang mengelolanya. “Rumah makan ini dari tahun 1974 di Pematang Siantar, kalau di Medan dari tahun 1982. Nggak pernah pindah-pindah lokasinya di sini,” kata Agus.

Nama ‘Tabona’ dipilih karena berarti ‘Enak’. Adalah kakek Agus yang menemukan resep kari Medan ini. Ia menjelaskan, “Nggak pernah kita ubah resepnya, ada kita nambah (bumbu), tapi nggak lari (dari konsep dasarnya). Penambahan resep untuk menyesuaikan cita rasa sesuai perkembangan zaman.”

Tiap hari rumah makan ini menjual ratusan porsi kari Medan, paling ramai biasanya hari Minggu. Untuk bahan yang dipakai sebagai isian kari, Agus mengatakan bihun diambil dari Siantar. Ia sudah bekerja sama dengan sebuah pabrik bihun di sana. Pria 70 tahun ini selalu mengontrol kualitas bihun, melaporkan kalau bihun terlalu keras atau lembek.

Untuk proses perebusan daging, Agus tak main-main. Daging sapi bisa sangat empuk karena direbus 5-6 jam dengan api kecil. Selain bagian betis, ada juga kikil dan babat. “Kita nggak pakai daging dari bagian sapi lain karena terlalu berminyak,” ujar Agus

Sementara untuk kari, proses perebusannya bisa sampai 4-5 jam. Agus menjamin rasa gurihnya alami dari kaldu tulang ayam. Tidak ada tambahan penyedap rasa.

Setiap hari Agus juga masih mengontrol usaha keluarganya. Ia menginformasikan RM Tabona juga punya dua cabang di Jakarta yaitu di kawasan Muara Karang dan Pluit.

Rumah Makan Tabona
Jl. Mangkubumi No. 17, Kecamatan Medan Maimun, Medan
Telepon: 061 4536952
Jam buka: 6.30 pagi – 16.30 sore

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here