Ironi Miringnya Gubuk Reyot Mak Cacih dan Gedung DPR

    0
    94
    Advertisement

    Jakarta, ToeNTAS.com,- Gubuk reyot yang dihuni Mak Cacih di Sukabumi jadi sorotan, kondisinya miring mirip tertiup angin. Sekitar 100 km dari gubuk miring Mak Cacih, ada gedung DPR yang pernah diklaim miring hingga 7 derajat.

    Mak Cacih sudah puluhan tahun menghuni gubuk reyot di Kampung Situawi, RT 2 RW 2, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Jawa Barat. Gubuk yang ditempati Mak Cacih berukuran 4 x 3 meter persegi dan berlantai tanah.

    Perempuan berusia 52 tahun ini tinggal bersama suaminya, Santoso, dan anaknya, Raharja (32), menempati rumah tinggal yang kini bangunannya miring dan rusak. Perekonomian keluarga yang terbatas membuat Mak Cacih tak dapat berbuat banyak sehingga memilih membiarkan fisik rumah rusak parah.

    Melihat ke dalam gubuk Mak Cacih, ada tiga ruangan di situ. Area dapur, ruang tamu yang bersatu dengan kamar, dan ruangan kecil yang menurut Mak Cacih ialah kamar putranya. Hampir seluruh kuda-kuda penahan atap terbuat dari bambu, sebagian atap dari genting terlihat menganga.

    Jika hujan turun, air langsung menggerojok masuk. Sejak 1,5 tahun, menurut dia, tempat tinggalnya tiba-tiba miring. Penyebabnya, kayu yang sudah lapuk tidak lagi sanggup menahan berat atap.

    “Sudah lapuk, kena air lama-lama ringkih,” ujar Mak Cacih.

    Dari gubuk miring Mak Cacih, mari kita melihat ke Jakarta. Ada gedung DPR yang disebut-sebut miring 7 derajat sehingga para wakil rakyat meminta gedung baru.

    Gedung yang disebut miring di DPR adalah Gedung Nusantara I, yang terletak di sisi paling selatan kompleks parlemen, Senayan, Jakarta. Gedung ini memiliki 24 lantai sekaligus tempat kerja anggota DPR di fraksi masing-masing.

    Lantai dasar gedung biasanya digunakan untuk ruang rapat Komisi VI, Komisi VII, Komisi IX, Komisi X, dan Komisi XI. Terdapat juga ruang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) di sisi barat gedung. Saat masa sidang, lantai dasar gedung ini kerap diisi aktivitas rapat komisi hingga rapat fraksi.

    Lantai di atasnya berisi ruangan untuk anggota DPR, yang kini jumlahnya 560 orang bersama para stafnya. Gedung ini sendiri dilengkapi dengan 6 lift.

    Isu gedung DPR miring muncul pada 2010, yang berujung pada rencana pembangunan gedung baru. Sempat kandas, wacana itu kemudian berkali-kali muncul lagi.

    Melihat gubuk reyot Mak Icih dan gedung 24 lantai di DPR, mana ya yang lebih miring dan butuh yang baru? (det.c/reza)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here